
Karimun, MR – Tinjau persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2023, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni kunjungi Kabupaten Karimun, Rabu (8/2/2023).
Dalam kunjungan tesrebut, Raja Juli Antoni beserta rombongan meninjau kawasan Putri Kemuning Coastal Area, Bandara Raja Haji Abdullah (RHA), GOR Indoor dan Outdoor Badang Perkasa serta fasilitas lainnya.
“Setelah kita tinjau beberapa kawasan, dan melakukan rapat. Saya akan melaporkan ke pusat dan memperjuangkan Karimun untuk dikunjungi Presiden,” ujar Raja Antoni.
Selain itu, Raja Antoni juga menjelaskan, GTRA Summit merupakan forum yang diselenggarakan dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten/kota, dalam menyelesaikan permasalahan pertanahan.
Diketahui pelaksanaan GTRA Summit 2023 akan digelar pada bulan Agustus atau September mendatang.
Selain itu, direcanakan juga bahwa Presiden RI, Joko Widodo akan turut hadir, seperti halnya pelaksanaan GTRA Summit 2022 di Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Ia juga menyebutkan masyarakat mengetahui jika masalah pertanahan merupakan kewenangan jajaran Kementerian ATR/BPN. Namun dalam kenyataan tata kelola pertanahan juga berada di bawah kewenangan sejumlah Kementerian dan lembaga lain.
“Faktanya dari total seluruh tanah kita ini, 65 persennya adalah kawasan hutan. 35 persen dikelola ATR/BPN. Dari segi jumlah KLHK lebih besar dibandingkan ATR/BPN. Selanjutnya adalagi pertambangan dan perkebunan,” terangnya.
Ditempat yang sama, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan kesiapan Karimun sudah layak menjadi tuan rumah GTRA Summit 2023 dan dikunjungi oleh Presiden dengan fasilitas-fasilitas yang telah memadai.
“Karimun sangat siap dan layak menjadi tuan rumah. Kami sangat berharap dapat disampaikan yang positif. Tanjungpinang, Bintan dan Natuna sudah dikunjungi Presiden. Karimun juga layak dikunjungi oleh Bapak Presiden,” kata Rafiq.
Selain terkait persiapan GTRA Summits tahun 2023, Raja Juli Antoni juga menyerahkan sejumlah sertifikat lahan dari Kanwil BPN Kepri.
Adapun serifikat yang diserahkan adalah sertifikat lahan Jembatan Batam Bintan (Babin), sertifikat lahan ke KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun, sertifikat Sekolah Muhammadiyah Tanjungbalai Karimun, tanah wakaf masjid Alfurqan, sertifikat, Kelenteng marga hwang dan beberapa sertifikat lainnya.
Penulis : Putra
Editor : Rico Barino






