
Tanjungpinang, MR– Panglima Komando Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono menyatakan hingga kini, minggu (5/1), Kapal-kapal ikan china masih bertahan di perairan Natuna utara, sekitar 130 mil laut dari Ranai, Natuna, Kepri.
Guna menghalau Kapal-kapal ikan China tersebut, 4 unsur kapal perang akan di tambah untuk membantu 2 unsur kapal perang yang siaga di perairan Natuna.
“Dua unsur telah dikirim dari Koarmada I, sementara 2 unsur lagi saat ini dalam perjalanan. Ada tambahan 4 unsur kekuatan. Jadi nanti ada 6 unsur yang kita gerakkan, mungkin besok akan kita laksanakan pengusiran kembali” Ujar Pangkogabwilahan I, di Mako Lanudal Tanjungpinang, minggu (5/1).
Yudo juga berharap, dengan tambahan kekuatan tersebut, 30-an kapal China yang masih bertahan dengan pengawalan kapal Coast Guard China mau keluar dari wilayah Indonesia.
“Mudah-mudahan dengan penambahan 4 unsur kekuatan itu, mereka mau keluar dari wilayah kita” harapnya.
Kapal Ikan China Pernah Ditangkap 3 Tahun Lalu
Dari pantauan udara yang dilakukan Kogabwilhan I, sekitar 30-an kapal ikan China yang bertahan di 130 Mil laut Natuna tersebut merupakan jenis kapal ikan dengan pukat yang di tarik dua kapal.
Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono mengatakan sekitar 3 tahun lalu, jenis kapal tersebut pernah ditangkap oleh aparat Indonesia karena mencuri ikan di laut Natuna.
“Sampai saat ini hanya kapal-kapal China, kapal Vietnam dan Thailand sudah tidak berani masuk lagi. Jenisnya sama, kapal ikan dengan pukat yang ditarik dua kapal, Itu biasa dilakukan China, sama seperti 2 kapal yang pernah kita tangkap sekitar 3 tahun lalu” tutup Yudo. Red






