Upaya Pengendalian Inflasi Pangan, Pemko Tanjungpinang Gelar GMP

Pj Wako Tanjungpianng Hasan meninjau GMP di di lapangan Abdul Madjid, Jalan Sabang, Tanjungpinang. Foto: Prokompim Tanjungpinang

Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah Kota Tanjungpinang berupaya mengendalikan inflasi pangan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di lapangan Abdul Madjid, Jalan Sabang, pada Rabu (22/11/2023).

Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan S.Sos bersama Dandim 0315 Tanjungpinang, Letkol Inf. Eka Ganta Candra dan Kajari Tanjungpinang, Lanna Hany Wanike Pasaribu turut meninjau pelaksanaan GPM.

Hasan menjelaskan bahwa GPM merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk mengendalikan harga bahan pokok, dengan tujuan meringankan beban masyarakat.

Ia menyampaikan kegembiraannya melihat antusiasme masyarakat yang memadati GPM untuk berbelanja kebutuhan pokok. Harga yang ditawarkan di GPM lebih terjangkau karena hasil kerja sama dengan petani lokal.

“Terlebih harga cabai dijual jauh dibawah harga pasar, cabai merah dijual dengan harga Rp 65 ribu per kilogram dan memang untuk pembeliannya dibatasi karena stok yang juga terbatas,” sebutnya.

Menurut Hasan, GPM kali ini difokuskan di lingkungan perumahan agar lebih mudah diakses oleh masyarakat setempat.

“Selanjutnya secara berkelanjutan GPM akan dilaksanakan di kelurahan kampung bugis, kelurahan tanjung unggat, serta dompak yang telah dijadwalkan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, melalui Dinas Lingkungan Hidup, juga diserahkan bantuan peralatan kebersihan kepada RT/RW Kelurahan Batu IX.

“Bantuan peralatan kebersihan ini dapat dimanfaatkan oleh warga karena setiap minggunya pihak kelurahan bersama RT/RW melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan,” jelas Hasan.

Penyerahan bantuan alat perlengkapan kebersihan berupa mesin potong rumput kepada 52 RT sekelurahan batu IX, 50 garukan plastik, 250 bal kantong sampah, 50 sapu lidi, 10 sekop besi, dan 50 serok sampah.

“Pemko Tanjungpinang telah menganggarkan alat-alat perlengkapan kebersihan di APBD perubahan tahun ini, untuk mendukung program penataan Kota Tanjungpinang sebagai ibukota provinsi.  Semoga menambah semangat masyarakat dalam melaksanakan gotong royong,” pungkasnya.

Penulis/Editor: Panca

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *