Viral Dugaan MBG Basi di SMPN 17 Tanjungpinang, Disdik Pastikan Tak Dikonsumsi Siswa

Peristiwa175 Dilihat

Tanjungpinang, mejaredaksi – Dugaan makanan bergizi gratis (MBG) basi di SMP Negeri 17 Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Informasi tersebut pertama kali muncul dari akun anonim di grup Facebook Info Tanjungpinang dan langsung menyedot perhatian warganet.

Dalam unggahan itu, penulis meminta pihak sekolah tidak menutupi dugaan adanya MBG basi yang diterima siswa. Isu tersebut pun memicu berbagai spekulasi di ruang publik.

Kepala SMPN 17 Tanjungpinang, Dewi Untari, memilih tidak memberikan penjelasan rinci. Ia menyatakan persoalan tersebut telah diserahkan kepada pihak terkait.

“Masalah sudah diserahkan ke Babinsa Batu 9, langsung saja ke beliau,” kata Dewi Untari, Rabu (11/2/2026).

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Novi Perdana Wari, membenarkan bahwa pendistribusian MBG ke SMPN 17 memang sempat terhenti sejak Kamis pekan lalu. Namun, penghentian tersebut disebut berkaitan dengan pergantian SPPG dan proses pemindahan dapur produksi.

“SPPG-nya sudah diganti, jadi langsung proses pemindahan dapur,” kata Novi.

Ia juga menegaskan pihak sekolah tidak menutup-nutupi informasi. Menurutnya, jika ditemukan kendala, sekolah langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan.

“Makanan basi tidak ada yang dikonsumsi oleh anak-anak,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Pelayanan Pangan Gizi (KPPG) Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri, Syarti Widya, menyatakan belum menerima laporan resmi terkait dugaan tersebut.

“Tidak ada kasus dan tidak sampai ke saya laporannya,” pungkasnya.

Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai dampak kesehatan terhadap siswa. Isu ini pun menjadi perhatian publik, terutama terkait pengawasan dan kualitas program MBG di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *