Tanjungpinang, mejaredaksi – Ratusan lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kota Tanjungpinang belum tertampung di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri pada tahun ajaran baru 2025/2026. Dinas Pendidikan (Disdik) Tanjungpinang pun mengambil langkah cepat dengan membuka posko pengaduan dan memperpanjang masa Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).
“Untuk saat ini ada sekitar 350 siswa yang belum tertampung, namun data ini masih kami verifikasi,” ujar Kepala Bidang SMP Disdik Tanjungpinang, Novi Perdana Wari, Senin (14/7).
Novi menjelaskan, sebagian besar siswa tidak tertampung karena memilih sekolah favorit yang kuotanya telah penuh, seperti SMP Negeri 7, SMP Negeri 4, dan SMP Negeri 16. Selain itu, sistem zonasi juga mempengaruhi kelolosan para pendaftar.
“Banyak yang tidak lolos karena kalah bersaing dengan pendaftar yang rumahnya lebih dekat ke sekolah tujuan,” tambahnya.
Untuk mengatasi persoalan ini, Disdik membuka Posko PPDB di SMP Negeri 6 Tanjungpinang guna menampung keluhan orangtua serta memberikan solusi penempatan ke sekolah negeri yang masih memiliki kuota.
“Posko ini terbuka untuk semua, tidak hanya untuk satu sekolah saja. Kami akan arahkan siswa ke sekolah terdekat yang masih bisa menerima murid baru,” tegas Novi.
Langkah ini diambil agar seluruh siswa di Tanjungpinang tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa tertunda.






