Batam,mejaredaksi – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkap sejumlah capaian ekonomi Batam saat memimpin Upacara Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Kamis (24/9/2026).
Ia menyebut Batam memiliki posisi strategis dalam menggerakkan perekonomian Kepri sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Hingga triwulan II 2026, ekonomi Batam tercatat tumbuh sebesar 7,28 persen. Kontribusi Batam terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kepri juga mencapai 66,82 persen.
Dari sisi investasi, realisasi hingga semester I 2026 mencapai Rp38,97 triliun atau 55,67 persen dari target investasi sebesar Rp70 triliun.
“Peringatan hari jadi bukan sekadar menandai usia, tetapi menjadi sarana menakar prestasi, menyiapkan langkah, dan menyalakan semangat baru menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, capaian pembangunan Batam tidak hanya terlihat dari pertumbuhan ekonomi dan investasi, tetapi juga dari sejumlah indikator sosial masyarakat.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam meningkat dari 83,3 pada 2024 menjadi 83,8 pada 2025. Sementara tingkat pengangguran terbuka turun dari 7,68 persen menjadi 7,57 persen.
Angka kemiskinan juga mengalami penurunan, dari 4,85 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025.
“Hal ini menegaskan bahwa Batam tidak hanya menjadi tujuan investasi, tetapi juga pusat penciptaan nilai ekonomi,” katanya.
Ia mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan Pemko Batam, Forkopimda, BP Batam, pemerintah pusat, dunia usaha hingga masyarakat.
Ia juga mengaitkan pembangunan Batam dengan tema Hari Jadi ke-24 Kepri, “Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Kepri Maju Berkelanjutan.”
Menurutnya, pembangunan daerah tetap perlu berpijak pada akar budaya sekaligus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masa depan.
“Kemajuan Kepulauan Riau harus dibangun di atas akar budaya yang kuat, namun tetap berorientasi kepada masa depan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mempertahankan semangat kolaborasi dan gotong royong agar capaian pembangunan Batam dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat kemajuan Kepri.
“Semoga semangat ini terus menguatkan langkah kita dalam mewujudkan Batam dan Provinsi Kepri yang maju dan berkelanjutan,” tutupnya.






