
Tanjungpinang, MR – Sebanyak 26 pengusaha produktif di Kota Tanjungpinang menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Sub Kegiatan Dinas Sosial Kepri Tahun 2023.
Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, hadir untuk menyerahkan bantuan peralatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) berupa Gerobak Dagang secara langsung di Kantor Dinas Sosial Provinsi Kepri.
Dewi Ansar berharap bantuan ini akan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan para UMKM penerima. Bantuan ini juga disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
“Saya berharap bantuan ini akan memberikan manfaat kepada keluarga penerima. Oleh karena itu, saya meminta Dinas Sosial Kepri untuk memberikan pembinaan secara terus-menerus agar penerima bantuan dapat memanfaatkannya dengan lebih baik,” harapnya.
Dewi Ansar juga menginginkan agar pendampingan terhadap penerima bantuan tidak berakhir di sini. Ia meminta Dinas Sosial Kepri untuk terus memberikan dukungan.
“Dinas Sosial Kepri perlu memberikan pelatihan secara berkala dan berkelanjutan agar usaha mereka dapat berjalan maksimal. Para penerima bantuan tidak boleh dibiarkan sendiri, demi mencapai tujuan Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dewi Ansar menyatakan bahwa TP-PKK Provinsi Kepri akan terus berupaya menciptakan masyarakat produktif untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
“Ini adalah salah satu tugas untuk mendukung program pemerintah dalam memberdayakan UKM dan memajukan perempuan,” ujarnya.
Pesan Dewi Ansar Kepada Penerima Bantuan
Terakhir, Dewi Ansar memberi pesan kepada penerima bantuan untuk benar-benar memanfaatkan bantuan ini secara maksimal.
“Penerima bantuan harus dapat berinovasi dalam menciptakan produk unggulan dan para pengusaha makanan harus mampu berkreasi dalam menciptakan hidangan yang diminati masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kepri, Eko Sumbaryadi, dalam laporannya menyatakan bahwa tujuan dari penyaluran bantuan sosial ini adalah untuk mengembangkan usaha anggota/kelompok masyarakat sehingga perputaran ekonomi keluarga dapat kembali normal. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko kerentanan sosial sehingga kelangsungan usaha dapat terus berjalan, memenuhi kebutuhan dasar mereka.
“Saya mengimbau kepada penerima bantuan ini agar benar-benar memanfaatkannya, dan kepada pelaku usaha, baik perorangan, keluarga, maupun kelompok masyarakat, agar tetap produktif dan terus berkreasi dalam usahanya. Bantuan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kemandirian dalam mewujudkan pembangunan di bidang kesejahteraan,” pungkasnya.
Penulis: Irul
Editor: Rico Barino







