Tanjungpinang, mejaredaksi – Aksi pencurian lima unit mesin pendingin ruangan (AC) di Gedung Baru RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT), Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, pada 2 Agustus 2025 lalu, masih menjadi misteri. Hingga kini, polisi belum berhasil mengungkap siapa pelaku maupun dalang di balik hilangnya fasilitas penting rumah sakit tersebut.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi mengungkapkan, penyelidikan masih terus berjalan. Namun, hingga saat ini identitas para pelaku belum juga terungkap.
“Memang ada beberapa kasus pencurian yang sudah kita ungkap, tapi untuk kasus di Rumah Sakit ini, pelakunya masih dalam pencarian,” ujar Hamam, Rabu (5/11/2025).
Menurutnya, salah satu kendala utama dalam proses penyelidikan adalah rekaman CCTV yang tidak menampilkan wajah pelaku secara jelas. Kondisi pencahayaan dan posisi kamera menjadi penghambat bagi tim penyidik untuk mengidentifikasi para tersangka.
Selain itu, petugas keamanan rumah sakit juga tidak menyadari adanya pembobolan pagar belakang gedung, yang menjadi jalur masuk pelaku.
“Kecuali gambar CCTV-nya jelas, baru bisa kita ungkap. Satpam juga tidak mengetahui kalau pagar belakang sudah dibobol. Intinya masih lidik,” tegasnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pelaku yang diduga lebih dari satu orang masuk dengan cara menjebol dinding bagian belakang gedung baru. Mereka lalu mengangkut lima unit AC sekaligus tanpa diketahui oleh petugas jaga.
Kasus ini menyoroti lemahnya pengawasan dan sistem keamanan di fasilitas publik, terutama di area vital seperti rumah sakit.






