Batam, mejaredaksi – Upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) kembali digagalkan aparat kepolisian di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kali ini, Ditreskrimsus Polda Kepri melalui Subdit I Indagsi mengamankan sekitar 100 ribu ekor benih lobster yang diduga hendak diselundupkan ke luar negeri melalui jalur Singapura.
Pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti pengawasan ketat aparat terhadap praktik ilegal perdagangan sumber daya kelautan yang selama ini merugikan negara sekaligus mengancam kelestarian ekosistem laut Indonesia.
Kabidhumas Polda Kepri, Nona Pricillia Ohei mengatakan, pengungkapan berlangsung pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 08.30 WIB di kawasan Mega Legenda 2, Batam Kota.
“Petugas mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial S.S. dan D.S. beserta barang bukti kurang lebih 100.000 ekor Benih Bening Lobster,” ujarnya.
Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Kepri, Silvester Mangombo Marusaha Simamora menjelaskan, pengungkapan bermula dari informasi adanya pengiriman benih lobster dari Jakarta menuju Batam menggunakan jalur kargo udara.
Petugas kemudian membuntuti sebuah mobil Toyota Avanza yang keluar dari Bandara Hang Nadim menuju kawasan Mega Legenda. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan tujuh koli kardus, empat di antaranya berisi koper yang menyimpan benih lobster ilegal.
Untuk mengelabui petugas, para pelaku menyamarkan koper menggunakan kardus serta tumpukan pakaian bekas. Benih lobster tersebut diduga akan diselundupkan ke luar negeri demi meraup keuntungan besar secara ilegal.
Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 88 huruf a juncto Pasal 35 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dengan ancaman pidana penjara maksimal dua tahun dan denda hingga Rp2 miliar.
Polda Kepri memperkirakan nilai kerugian negara akibat praktik penyelundupan tersebut mencapai Rp10 miliar. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam perdagangan ilegal benih lobster yang dapat merusak keberlanjutan sumber daya perikanan nasional.






