
Tanjungpinang, mejaredaksi – Pelaku perampokan bermodus pecah kaca mobil yang beraksi di Rumah Makan Mie Tarempa Tanjungpinang, saat ini masih diburu polisi.
Perampokan yang terjadi saat siang hari, atau sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan D.I Panjaitan kilometer 7 Kota Tanjungpinang, Selasa (6/2) tersebut membuat korban kehilangan uang senilai Rp.200 juta.
“Masih penyelidikan, kita terus mengendus setiap jejak-jejak dari pada terduga pelaku pencurian modus pecah kaca,” kata Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Rifi Hamdani Sitohang, Selasa (13/2).
Kapolsek menerangkan, uang ratusan juta tersebut dicuri oleh pelaku dari dalam mobil milik korban. Awalnya, korban memang berniat menyinggahi rumah makan tersebut, usai mengambil uang dari bank.
“Keterangan korban setelah mengambil uang itu mereka ingin ngobrol dan ngopi saja, jadi hanya ingin kongkow-kongkow,” ungkapnya.
Rifi belum bisa mengungkapkan lebih lanjut soal penyelidikan kasus pecah kaca mobil itu karena masih penyelidikan.
Ia berharap ada dukungan dari masyarakat, apabila mendapatkan informasi untuk segera menyampaikan ke Polsek Tanjungpinang Timur.
“Sekaligus dukungan doa juga, semoga pelaku dapat segera kita tangkap,” imbuhnya.
Pelaku Perampokan Pecah Kaca Mobil di Tanjungpinang Dua Orang
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu mengatakan, saat ini Satreskrim sedang mengejar pelaku perampokan tersebut. Polisi pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kita sudah cek CCTV, pelaku dua orang. Satu pelaksana, satu lagi menunggu rekannya di sepeda motor,” ujar Kapolresta, Rabu (7/2).
Dari hasil penyelidikan polisi, uang Rp.200 juta itu ditarik dari Bank BNI yang terletak di Jalan Lapangan Pamedan Tanjungpinang. Uang ratusan juta itu untuk membayar gaji karyawan di tempat perusahaan milik korban.
Usai mengambil uang dari Bank BNI, korban langsung menuju Rumah Makan Mie Tarempa. Setelah sampai, mobil itu diparkirkan berdekatan dengan bahu jalan.
Korban pun keluar dari mobil, untuk menyinggahi rumah makan tersebut. Dari situ, satu perampok memecahkan kaca mobil bagian depan kiri dan mengambil tas warna hitam berisikan uang yang ditinggalkan korban.
“Uangnya dibawah kursi mobil. Pelaku diduga telah membuntuti korban dari Bank,” tambahnya.
Ia menerangkan, pelaku memecahkan kaca mobil menggunakan serpihan busi kendaraan. Serpihan itu dilempar dan membuat kaca mobil pecah seribu.
“Alarm juga tidak berbunyi. Bahkan, mobil korban ditutupi oleh mobil lain sehingga tidak terlihat,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful






