Tanjungpinang, mejaredaksi – Calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rizha Hafiz, menegaskan komitmen bersama Calon Wali Kota Rahma untuk memperhatikan kebutuhan Generasi milenial dan Gen Z di Tanjungpinang.
Salah satu program pasangan Rahma-Rizha ini adalah pembangunan Gedung Milenial sebagai pusat aktivitas dan aspirasi bagi anak muda.
Rizha Hafiz, calon Wakil Wali Kota dari kalangan milenial ini mengatakan, generasi muda membutuhkan ruang khusus untuk berekspresi dan mengembangkan potensi di berbagai bidang.
“Ibu Hj. Rahma berpesan kepada saya untuk menyampaikan bahwa program kepemudaan akan menjadi prioritas,” ujarnya dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kafe Rasa Coffee & Eatery, Selasa (29/10/2024) malam.
“Kami ingin memberikan ruang yang tepat bagi para pemuda agar dapat mengembangkan potensi mereka,” tambahnya.
Gedung Milenial yang dirancang oleh pasangan Rahma-Rizha ini akan memiliki beberapa klaster kegiatan. Salah satu fokus utama adalah pelatihan digitalisasi bagi pelaku UMKM.
Menurut rizha, dengan edukasi pemasaran online dan keterampilan public speaking, generasi muda bisa memanfaatkan platform digital seperti Instagram dan berpotensi menjadi influencer.
Rizha, yang juga seorang da’i muda, menyoroti pentingnya pelestarian budaya lokal melalui klaster khusus budaya.
“Kami ingin membangkitkan kembali kebudayaan Melayu di Tanjungpinang, termasuk penguatan Gurindam 12 dan seni pantun yang menjadi identitas kita,” jelas Rizha.
Selain itu, Gedung Milenial ini juga akan menyediakan fasilitas olahraga bagi pemuda, termasuk olahraga tinju favorit Rizha, serta e-sport yang tengah populer di kalangan anak muda.
“Kami ingin menjadikan e-sport sebagai kegiatan positif yang bisa menghasilkan prestasi dan kebanggaan bagi Tanjungpinang,” katanya.
Dengan visi ini, Rizha Hafiz berjanji akan memperjuangkan aspirasi generasi muda Tanjungpinang dan memastikan mereka memiliki ruang untuk berkembang serta berkontribusi bagi kota.
Pasangan Rahma-Rizha optimis, inisiatif ini akan menggerakkan generasi milenial sebagai motor perubahan di Tanjungpinang.
Editor: Andri






