Tanjungpinang, mejaredaksi – Lus Prihatin (48), atau akrab disapa Bu Lusi, tak menyangka impiannya agar sang anak dekat dengan Al-Qur’an akhirnya terwujud. Hidup dalam keterbatasan, ia hanya bisa berdoa agar Debby Humairoh (29), putrinya, mampu menghafal Al-Qur’an.
Berkat doa dan usaha, Debby kini berhasil menghafal 30 juz melalui program di Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) Markaz Quran Kepulauan Riau yang dibimbing Rizha Hafiz, yang kini mencalonkan didri seabagi Wakil Wali Kota Tanjungpinang.
“Awalnya, tahun 2019, kami bingung sekali. Kami ingin Debby belajar Al-Qur’an, tapi waktu itu kami tidak punya biaya,” ujar Bu Lusi dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di acara Khotmil Qur’an 30 Juz di Masjid Zul Firdaus, Kompleks Bintan Center. beberapa waktu lalu.
Harapan itu mulai terwujud ketika Bu Lusi menemukan postingan tentang RTQ di Facebook.
“Alhamdulillah, akhirnya Debby bisa ikut program ini. Allah benar-benar menunjukkan jalan,” katanya penuh syukur.
Debby yang awalnya kesulitan membaca Al-Qur’an kini telah hafal 30 juz.
“Saat masuk RTQ, tahsinnya masih belajar. Tapi di sana semua diperbaiki. Alhamdulillah, sekarang dia sudah hafal 30 juz,” ujar Bu Lusi bangga.
RTQ bukan hanya membantu Debby menghafal, tetapi juga membentuk akhlak mulianya.
“Sekarang dia lebih sabar, menghormati orang tua, dan bersemangat menyebarkan ilmu Al-Qur’an,” kata Bu Lusi.
Komitmen Rizha Hafiz untuk Generasi Qurani
Ustadz Rizha Hafiz, pembina RTQ sekaligus calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang, dari kalangan milenial ini, menegaskan komitmennya mendukung pendidikan tahfidz.
“Kami ingin menjadikan Tanjungpinang sebagai kota penghafal Al-Qur’an. Setiap tahun, insya Allah, 40 hafidz akan lahir dengan biaya sepenuhnya dari APBD,” ungkapnya.
Rencana ini akan diwujudkan melalui Quran Center Syahrul Quran di Sei Ladi.
“Kami ingin mencetak generasi Qurani yang memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kisah Bu Lusi menjadi inspirasi bagi Rizha untuk terus mendukung program pendidikan agama di Tanjungpinang.
“Jalan kebaikan selalu terbuka bagi siapa saja yang mendekatkan diri kepada Allah,” pungkasnya.
Editor: Andri






