UMRAH dan Kemenko Kolaborasi Bangun Sekolah Rakyat Modern di Kepri

Tanjungpinang, mejaredaksi – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan kebudayaan (Kemnko PMK) mendorong Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menjadi pionir pendidikan berbasis masyarakat melalui pembangunan Lab School Sekolah Rakyat di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Program kolaboratif ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat peran kampus daerah dalam pembangunan sumber daya manusia di wilayah maritim.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Abdul Haris, menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap pengembangan Sekolah Rakyat.

“Sekolah Rakyat hingga Koperasi Merah Putih menjadi perhatian utama kami. Khusus untuk Sekolah Rakyat, Presiden sangat antusias,” ujar Abdul Haris usai pertemuan di UMRAH Tanjungpinang, Jumat (31/10/2025).

Ia menyebutkan, dukungan pemerintah tidak hanya sebatas program, tetapi juga menyentuh aspek pendanaan.

“Tahun depan direncanakan akan dibangun 100 Sekolah Rakyat dengan total anggaran sekitar Rp20 triliun. Presiden sangat serius mendukungnya,” tambahnya.

Program ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan, dengan memperluas akses pendidikan yang relevan bagi masyarakat di daerah tertinggal dan pesisir.

Sementara itu, Rektor UMRAH, Agung Dhamar Syakti, menyampaikan bahwa pihaknya siap menjadi mitra aktif pemerintah dalam penguatan pendidikan berbasis praktik.

“Kami berencana membangun infrastruktur Lab School agar lulusan UMRAH dapat langsung terserap di dunia kerja,” ungkapnya.

Menurut Agung, keberadaan Lab School akan menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa sekaligus laboratorium sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *