Operasi Lilin Seligi 2025 Berakhir, Polda Kepri Catat 149 Kasus Kejahatan 63 Kecelakaan Lalu Lintas

Batam, mejaredaksi – Pelaksanaan Operasi Lilin Seligi 2025 yang digelar Polda Kepulauan Riau (Kepri) bersama jajaran resmi berakhir pada Jumat (2/1/2026) pukul 00.00 WIB. Operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini berlangsung selama 13 hari, sejak 21 Desember 2025.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan bahwa selama operasi berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kepri terpantau kondusif, meski diwarnai dinamika kejahatan dan tingginya mobilitas masyarakat.

“Polda Kepri mengerahkan sekitar 2.000 personel gabungan untuk pengamanan jalur darat, laut, dan udara, termasuk rumah ibadah, pusat keramaian, kawasan wisata, bandara, pelabuhan, serta pos pengamanan dan pelayanan,” ujar Pandra, Sabtu (3/1/2026).

Selama Operasi Lilin Seligi 2025, tercatat 149 kasus kejahatan, terdiri dari 143 kejahatan konvensional dan enam kejahatan transnasional. Selain itu, terdapat 15 gangguan kamtibmas serta dua kejadian bencana.

Di bidang lalu lintas, Satgas Kamseltibcarlantas mencatat 63 kasus kecelakaan, dengan total kerugian material mencapai Rp161,35 juta. Penanganan dilakukan melalui analisis kecelakaan lalu lintas (TAA), pengamanan lokasi, serta rekayasa arus kendaraan.

Sementara itu, mobilitas masyarakat selama libur Nataru terbilang tinggi. Di bandara, jumlah penumpang berangkat tercatat 64.975 orang dan tiba 65.619 orang. Adapun di pelabuhan, sebanyak 396.352 orang tercatat berangkat dan 389.711 orang tiba.

“Capaian ini mencerminkan komitmen Polda Kepri dalam memberikan rasa aman dan pelayanan humanis kepada masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru,” tutup Pandra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *