Mentan Dorong Peran Kabupaten Jadi Motor Swasembada Pangan Nasional di Rakornas Apkasi Batam

Batam, mejaredaksi – Pemerintah pusat menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan nasional tidak lahir dari kebijakan di meja pusat semata, melainkan dari kerja konkret pemerintah kabupaten di lapangan. Penegasan itu disampaikan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (19/1/2025).

Didampingi Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, Mentan hadir sebagai pemateri tunggal dengan tema Penguatan Ekosistem Pertanian Daerah untuk Mendukung Kemandirian Pangan, Hilirisasi, dan Kesejahteraan Petani.

Kehadiran Mentan di Batam juga menjadi rangkaian kunjungan kerja setelah sebelumnya meninjau sektor pertanian di Kabupaten Karimun.

Dalam pemaparannya, Andi Amran mengungkap capaian penting sektor pertanian nasional, khususnya swasembada beras yang diumumkan Presiden RI Prabowo Subianto pada 7 Januari 2026. Produksi beras nasional tercatat mencapai 34,71 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi nasional berada di angka 31,19 juta ton per tahun.

Menurutnya, capaian tersebut tidak bergantung pada lonjakan anggaran semata, melainkan pada kebijakan strategis yang tepat sasaran, termasuk penerbitan sejumlah Instruksi Presiden (Inpres) di sektor pertanian sepanjang 2025.

Mentan menekankan, pemerintah kabupaten memegang peran vital sebagai ujung tombak pelaksanaan kebijakan pertanian. Dari tingkat kabupaten, berbagai inovasi teknis dan program peningkatan produksi dirancang serta dieksekusi langsung bersama petani.

“Bupati punya posisi strategis untuk melahirkan terobosan kebijakan. Dari daerah inilah percepatan swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani bisa benar-benar terwujud,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *