Dua Korban Tabrakan di Laut Ditemukan Selamat

Kedua korban terapung di Selat Singapura ditemukan selamat

TANJUNGPINANG, (MR) – Rivaldi (22) dan Boby (21), dua korban ditemukan selamat diduga speed boat service yang digunakan bertabrakan dengan kapal Fery Singapura dengan tujuan Bintan Resort.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Mu’min Maulana mengatakan, mendapatkan laporan dari Ditpolairud Polda Kepri ada dua korban yang ditemukan dalam keadaan selamat. Rivaldi dan Boby merupakan korban yang dicari  terombang ambing di laut selat Singapura.

“Kita cek, ternyata benar, keduanya merupakan korban yang kita cari,” katanya Sabtu (31/8/2019).

Mu’min menyebutkan, keduanya ditolong KLM. Mitra Sejati yang sedang melintas, yang pada waktu itu mereka terobang ambing dilaut. Setelah diselamatkan, mereka melaporkan kejadian di Ditpolairud Polda Kepri.

“Rivaldi merupakan nakhoda speed boat service sedangkan Boby Abk Speed boat Service,” sebutnya.

Lanjutnya, mereka terombang ambing di laut dikarenakan speed boat service yang digunakan ditabrak kapal Fery Singapura dengan tujuan Bintan Resort.

“Saat ini, mereka sedang diproses Ditpolairud Polda Kepri,” jelasnya.

Menurutnya, kejadian tabrakan sejak Kamis (29/8/2019) lalu sekitar pukul 20.30 wib disekitaran perairan Nongsa Batam. Sekitar pukul 10.00 wib Jumat (30/8/2019), mereka ditolong kapal KLM. Mitra Sejati yang sedang melintas selanjutnya sekira pukul 12.00 Wib Korban datang melapor ke Ditpolairud Polda Kepri.

Operasi yang dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh MPA Singapura yang mendapat informasi dari Kapal Black Forest yang melihat diduga dua orang yang sedang terapung di Selat Singapura.

Tim SAR langsung berkoordinasi dengan Pusat Koordinasi Penyelamatan Maritim (MRCC) Johor Baru, Pusat Koordinasi Penyelamatan (RCC) Singapura, serta potensi SAR Gugus Keamanan Laut Armada 1, Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban

Tiga negara di wilayah perbatasan masing-masing mencari korban. Hari pertama dilakukan Tim SAR. Menyelesaikan pencarian dan penyisiran dengan hasil nihil. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *