Jakarta,mejaredaksi – Pemerintah terus mempercepat transformasi sektor kesehatan nasional melalui berbagai program prioritas yang kini mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Hal itu terungkap dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya menjelaskan, Menteri Kesehatan melaporkan perkembangan sejumlah Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick win yang menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan.
Salah satu program unggulan adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang pada tahun 2026 telah menjangkau lebih dari 42,3 juta masyarakat di seluruh Indonesia.
Program tersebut kini tidak hanya berfokus pada deteksi dini penyakit, tetapi juga mencakup pengobatan dan pemantauan gratis bagi penderita hipertensi dan diabetes melalui layanan puskesmas.
“Program CKG tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan. Mulai tahun ini, masyarakat yang terdeteksi mengalami hipertensi dan diabetes akan mendapatkan pengobatan serta monitoring gratis oleh petugas kesehatan,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga memperkuat upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) melalui integrasi skrining dengan CKG dan penerapan layanan satu pintu di puskesmas untuk mempercepat diagnosis serta pengobatan pasien.
Di sektor infrastruktur kesehatan, pembangunan dan peningkatan kapasitas rumah sakit daerah terus dipercepat. Hingga kini, puluhan RSUD di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar telah dibangun maupun ditingkatkan kelas pelayanannya.
Pemerintah juga mendistribusikan ratusan alat kesehatan modern ke berbagai daerah serta menyiapkan revitalisasi 514 RSUD dan 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata, modern, dan mudah diakses hingga ke pelosok Tanah Air,” pungkasnya.






