
NATUNA, MR – Aksi bakar ikan mewarnai peringatan 78 tahun HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (16/8/2023).
Sebanyak 500 ekor ikan diasapi secara serentak oleh 10 orang perwakilan dari Unit Pengolah Ikan (UPI) Kabupaten Natuna.
Bakar ikan secara massal ini diselenggarakan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri bekerjasama dengan TP PKK dan DKP Natuna.
Kegiatan digelar di Pantai Piwang, Ranai.
Hadir dalam kegiatan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Danrem 033/Wira Pratama Brigjend TNI Yudi Yulistyanto, Bupati Natuna Wan Siswandi, Kepala DKP Kepri Dr Said Sudrajat, Kepala DKP Natuna Hadi Suryanto, Kacab DKP Kepri Natuna Ir Iskandar, serta perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Natuna.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kepri, Dewi Kumalasari selaku inisiator menyampaikan, selain untuk memeriahkan HUT RI, aksi bakar ikan ini sekaligus untuk mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).
“Sebagai provinsi yang dianugerahi sumber daya hasil perikanan yang melimpah, tentu saja sangat tepat jika setiap keluarga di Kepulauan Riau mengoptimalkan konsumsi makanan berbahan dasar ikan, sebagai sumber protein utama keluarga,” sebut Dewi.
Sehingga, lanjut dia, melalui pemenuhan protein diharapkan akan dapat mewujudkan generasi emas yang sehat dan cerdas.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran DKP Kepri Ir Ade Ovita mengungkapkan, aksi bakar ikan ini merupakan rangkaian Program Nasional Gemarikan yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.
Kepala DKP Kepri Dr Said Sudrajad pada kesempatan ini menegaskan komitmen DKP untuk terus melakukan percepatan dan optimalisasi pelaksanaan setiap program kegiatan di sektor kelautan dan perikanan.
“DKP terus bekerja untuk mengimplementasikan setiap program dan kegiatan yang telah direncanakan, termasuk kegiatan yang hari ini,” pungkasnya.
Said menegaskan aspek integrasi dan kesinambungan antar program dan kegiatan perlu diperhatikan secara baik. (*)
Penulis / Editor: Andri






