
Tanjungpinang, mejaredaksi – Dewan Eksekutif Daerah Rampai Nusantara Kota Tanjungpinang menggelar aksi damai, di Kantor Walikota setempat, Jumat (8/3).
Belasan massa yang hadir dalam aksi damai ini, menyampaikan sejumlah tuntutan. Bahkan, mereka terlihat membawa atribut kertas besar yang berisi berbagai tuntutan mereka.
Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan Satpol PP Kota Tanjungpinang.
Ketua DPD Rampai Nusantara, Sofian mengatakan terdapat tiga poin yang disampaikan kepada Pemko Tanjungpinang. Poin-poin itu berkaitan dengan perekonomian di Kota Tanjungpinang saat ini.
“Yang pertama itu teekiat inflasi yang meningkat di atas rata-rata nasional, kedua soal pertumbuhan ekonomi di Tanjungpinang, dan terakhir soal tunda bayar yang juga menimpa rekan-rekam kita,” kata Sofian.
Para massa meminta Pemko Tanjungpinang agar berupaya untuk menyelesaikan tunda bayar. Karena hal ini masih menjadi keluhan dari para pengusaha di Tanjungpinang.
“Sabar itukan dia tidak pasrah, dia mengejar, berusaha hingga dia mendapatkan hasilnya,” tambahnya.
Pihaknya pun mencatat angka Inflasi Kota Tanjungpinang sempat menyentuh angka 0,37% yang mana angka ini lebih tinggi dibandingkan angka nasional yang hanya 0,04%.
“Tapi di Februari sudah mengalami penurunan, kita apresiasi. Yang baik kita apresiasi dan yang belum baik kita beri catatan untuk diperbaiki kedepannya,” kata Sofian.
Selain itu, kata Sofian pihaknya tidak menyebut adanya kegagalan Pj Wali Kota Hasan dalam memimpin Tanjungpinang untuk sementara waktu.
“Karena Pj. inikan memiliki wewenang yang hampir sama dengan Wali Kota definitif, yakni melakukan rekofusing anggaran agar dapat menjalankan program yang telah ditargetkan,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful






