
Tanjungpinang, MR – Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan sinyal bagi penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang untuk dapat bekerja keras dalam melakukan penataan ibukota Provinsi Kepri.
Menurutnya, ada cukup banyak pembenahan yang harus dilakukan di Tanjungpinang, terutama menyangkut permasalahan kebersihan dan keindahan kota.
“Saya berharap nanti Pj Walikota yang baru bisa bekerja keras, lebih keras bersama-sama kita (Pemprov Kepri) dalam melakukan pembenahan,” demikian disampaikan Ansar, Minggu (27/8/2023) malam.
Kota Tanjungpinang disebut Ansar merupakan kota kecil yang tidak membutuhkan pembangunan gedung bertingkat tinggi.
Tanjungpinang sebagai kota historis dia tegaskan tidak membutuhkan itu untuk menarik dan mengundang orang untuk berkunjung.
“Maka dari itu penting dilakukan penataan. Di antaranya pembenahan transportasi. Hotel perlu juga dibina agar bersemangat kembali,” papar Ansar.
Demikian pula kawasan Pelabuhan Sri Bintan Pura. Ansar menilai kawasan yang menjadi pintu masuk juga penting ditata kembali.
“Kalau tidak Tanjungpinang akan jauh tertinggal popularitasnya dibandingkan Batam dan Bintan,” ujar Ansar.
“Nah itu tugas kita semua. Apalagi ini ibukota provinsi. Malu kalau ada gubernur berkedudukan di sini, tapi Tanjungpinang begitu-begitu saja dari waktu ke waktu,” tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Gubernur Ansar Ahmad telah mengirim tiga nama yang diusulkan menjadi calon penjabat walikota Tanjungpinang kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian akhir Juli 2023 lalu.
Tiga nama diusulkan menjadi Pj Walikota Tanjungpinang, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri Hasan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri, Muhammad Ikhsan, dan Kepala Unit Layanan Pengadaan Provinsi Kepri Azwandi.
Pengajuan dilakukan mengingat masa jabatan Walikota Tanjungpinang yang berakhir 21 September 2023 ini.(Adv)
Penulis/Editor: Andri






