Ansar Minta Status Internasional Bandara RHF Dikembalikan

Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang. Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta status internasional bandara ini dikembalikan untuk mendukung peningkatan kunjungan wisman ke Kepri. (Foto Dokumen Meja Redaksi)

Tanjungpinang, MR – Gubenur Ansar Ahmad mengusulkan agar status internasional Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang dikembalikan.

Usulan ini disampaikan Ansar saat bertemu Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI Silmy Karim di Jakarta, Rabu (1/3/2023).

Menurut Ansar, status bandara internasional yang disematkan kepada Bandara Raja Haji Fisabilillah sangat dibutuhkan dalam menunjang pintu masuk wiman di Kota Tanjungpinang dan Pulau Bintan secara keseluruhan.

“Kalau mau melonjakkan angka wisman ke Kepri mestinya jangan setengah-setengah, untuk mengandalkan pintu masuk pelabuhan saja di pulau Bintan tentunya berat, jadi Bandara Raja Haji Fisabilillah memang harus dikembalikan lagi jadi bandara internasional,” papar Ansar.

Sebelumnya, kepada Dirjen Imigrasi Silmy Karim, Ansar meminta besaran nilai VoA bagi wisman yang masuk ke Kepri dikurangi. Biaya visa sebesar Rp500 ribu untuk kunjungan selama 30 hari masih dirasa berat.

Ini mengingat wisman yang berkunjung ke Kepri hanya berkisar tiga sampai tujuh hari.

Ansar yakin pengurangan biaya VoA ini akan berpengaruh terhadap peningkatan minat wisman datang ke Kepri.

Ansar berambisi memenuhi target 1,2 juta kunjungan wisman di tahun 2023 ini.

Penulis/Editor : Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *