Tanjungpinang,mejaredaksi – Puluhan truk bermuatan berat mengantre panjang untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Batu Hitam, Jalan Soekarno-Hatta, Tanjungpinang, Kamis (27/8/2026).
Pantauan di lokasi, antrean kendaraan bahkan mengular dari SPBU Batu Hitam hingga kawasan Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang.
Pengawas SPBU Batu Hitam, Andi, mengatakan pihaknya belum mengetahui pasti penyebab antrean panjang tersebut.
“Antrean panjang seperti ini saya tidak tahu. Kata pemilik truk, ada beberapa SPBU, contohnya di Batu 3, tutup,” ujarnya.
Meski terjadi antrean panjang, Andi memastikan stok solar di SPBU Batu Hitam masih tersedia.
“Untuk stok bahan bakar solar masih tersedia,” katanya.
Menurut Andi, antrean panjang tersebut sudah terjadi sekitar satu minggu terakhir. Bahkan, antrean telah terlihat sejak SPBU dibuka pada pagi hari.
“Dari jam 9 kami buka, antrean sudah panjang. Sudah satu minggu antrean panjang ini terjadi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, SPBU Batu Hitam mendapat pasokan solar sebanyak tiga kali dalam sepekan, dengan kuota sekitar 8 ton setiap kali pengisian.
“Satu kali isi itu 8 ton. Jatah kami memang seminggu tiga kali di sini. Kami tidak bisa beli lebih dari empat kali karena ada kuotanya,” jelasnya.
Andi menambahkan, pihaknya menutup sementara pelayanan solar pada pukul 14.00 WIB untuk menjaga ketersediaan stok.
“Pukul 14.00 WIB ini untuk sementara kita tutup, menjaga stok kita biar aman. Besok jam 8 kita buka kembali,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang sopir truk, Eki, mengatakan dirinya memilih mengisi solar di SPBU Batu Hitam karena sejumlah SPBU lain juga mengalami antrean panjang.
“Kadang jam 11 ke atas SPBU Batu 7 habis, kadang panjang juga. Makanya carilah yang kira-kira cepat karena kami kerja,” katanya.












