Tanjungpinang, mejaredaksi – Menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah, warga Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mulai berburu pecahan uang baru untuk tradisi berbagi angpau kepada sanak saudara. Antusiasme warga terlihat di layanan mobil kas keliling Bank Indonesia (BI) yang beroperasi di kawasan Gurindam 12, Tanjungpinang.
Pantauan di lokasi, antrean warga mulai terlihat sejak pagi untuk mendapatkan pecahan uang yang diinginkan, seperti Rp2 ribu, Rp5 ribu, Rp10 ribu, dan Rp20 ribu.
Salah satu warga, Eca, mengaku sengaja menukarkan uang baru agar lebih mudah memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada keluarga.
“Senang ada mobil penukaran ini, jadi tidak perlu repot antre panjang menjelang Lebaran. Sekarang masih cukup lengang, jadi bisa lebih leluasa,” ujar Eca, Selasa (11/3/2025).
Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto, menjelaskan bahwa layanan mobil kas keliling ini hanya beroperasi di Tanjungpinang selama dua hari, yakni 10 hingga 11 Maret 2025. Penukaran juga dibatasi maksimal Rp4,3 juta per orang untuk memastikan pemerataan.
“Setelah dari Tanjungpinang, mobil kas keliling ini akan berlanjut ke kabupaten dan kota lain di Kepri,” kata Rony.
Meski layanan mobil kas keliling hanya berlangsung singkat, BI memastikan masyarakat tetap bisa menukarkan uang baru di 147 unit layanan perbankan yang tersebar di berbagai daerah.
“Kami menyediakan sekitar Rp500 juta per hari untuk penukaran pecahan kecil. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan stok uang baru,” tambahnya.
Dengan adanya layanan ini, masyarakat diharapkan lebih mudah mendapatkan uang pecahan baru untuk keperluan Lebaran tanpa harus menghadapi antrean panjang di hari-hari mendekati perayaan.
Penulis: Ismail | Editor: Andri






