Tanjungpinang, mejaredaksi – Aksi balap liar dan ugal-ugalan para pemuda kembali meresahkan warga Jalan Basuki Rahmat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Meski patroli rutin digelar oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Tanjungpinang, balap liar justru terjadi setelah polisi meninggalkan lokasi.
“Kami rutin patroli, terutama di Jalan Basuki Rahmat. Saat patroli, kami hanya menemukan mereka berkumpul, lalu langsung kami bubarkan,” ungkap Kanit Gakkum Polresta Tanjungpinang, Ipda Werry Wilson Marbun, Senin (5/5/2025).
Namun, situasi berubah begitu petugas meninggalkan area. Sejumlah pemuda langsung melancarkan aksi balap liar dan berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya, membahayakan pengguna jalan lainnya.
Ipda Werry menjelaskan bahwa sebagian aksi yang dilakukan tidak termasuk kategori balap liar sistematis, melainkan perilaku berkendara sembarangan yang tetap membahayakan.
“Balap liar itu biasanya terorganisir, ada joki dan garis start. Tapi tetap kami bubarkan dan lakukan penindakan terhadap yang melanggar,” jelasnya.
Pihak kepolisian menegaskan akan menilang dan menahan kendaraan pelanggar sebagai bentuk penegakan hukum serta efek jera. Ia juga mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi penggunaan kendaraan oleh anak-anak mereka.
“Kalau tertangkap, kendaraan akan kami tilang dan bisa ditahan sementara agar mereka jera,” tegasnya.
Polisi juga menegaskan, akan terus mengintensifkan patroli dan sosialisasi untuk menekan aksi balap liar di Tanjungpinang.
Penulis: Ismail | Editor: Panca






