Batam,mejaredaksi – DPRD Kota Tangerang Selatan menjadikan Batam sebagai lokasi studi komparatif untuk mempelajari strategi pengembangan infrastruktur, penguatan investasi, serta pengelolaan ekonomi daerah.
Kunjungan tersebut dilakukan pimpinan dan anggota DPRD Tangerang Selatan dengan menemui Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra di Ruang Kerja Wali Kota Batam.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua III DPRD Tangerang Selatan, Maria Teresa Suhardja.
Dalam pertemuan itu, Amsakar memaparkan sejumlah strategi Batam dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Di antaranya melalui kemudahan perizinan, penguatan konektivitas, dan pembangunan infrastruktur pendukung aktivitas ekonomi.
“Batam terus berbenah untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif melalui integrasi perizinan, pembenahan akses konektivitas, serta penyediaan infrastruktur yang ramah investasi,” ujar Amsakar.
Sementara itu, Li Claudia menyampaikan bahwa pembangunan Batam tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan. Optimalisasi potensi daerah juga dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Wakil Ketua III DPRD Tangerang Selatan Maria Teresa Suhardja mengatakan Batam dipilih karena perkembangan infrastruktur dan investasinya dinilai dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain.
“Pengalaman Batam dalam mengembangkan infrastruktur dan menarik investasi menjadi salah satu referensi yang dapat dipelajari untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Tangerang Selatan,” kata Maria.
Kunjungan tersebut turut membahas tata kelola ruang, kemudahan investasi, serta strategi pengembangan ekonomi daerah.






