Bupati dan Istri Kunjungi Santri Rumah Tahfidz

Bupati dan Istri Kunjungi Santri Rumah Tahfidz
Bupati dan Istri Kunjungi Santri Rumah Tahfidz

BINTAN- Bupati Bintan Hj. Apri Sujadi, S.Sos bersama istri Ibu Hj. Deby Maryanti mengunjungi Rumah Tahfidz Kecamatan Gunung Kijang, Jum’at (7/9). Dalam kunjungan ini, Apri ingin menemui seluruh santri dan para wali santri untuk melihat sejauh mana perkembangan program Rumah Tahfidz tersebut, sekaligus mendengar berbagai pandangan dan aspirasi orang tua santri.

Dalam sambutannya yang sampaikannya, Apri dengan nada haru mengutarakan kebahagiaan yang ia rasakan tatkala bersama para santri Rumah Tahfidz. Kepada para wali santri, Apri menyampaikan kekagumannya.

“Tidak mudah, tidak semua orang tua sadar. Yang sadar pun tidak semuanya bisa ikhlas dan sabar manakala menitipkan anaknya di Rumah Tahfidz ini. Untuk itu salut dan bangga saya kepada Bapak/Ibu semua” tegasnya.

“Kalau untuk anak-anak kita ini sudah kehabisan kata saya. Bangga dan sangat bangga kalau melihat mereka. Percayalah, mereka ini investasi dunia dan akhirat” sambungnya.

Tak sampai di situ, Deby pun sempat menahan haru tatkala beberapa Kepala OPD Bintan yang hadir mengetes hafalan para santri. Dengan membacakan secara acak ayat demi ayat, para santri pun dengan sigap mampu menyambung ayat-ayat tersebut.

“Masih kecil-kecil mereka. Kepala mereka belum terkontaminasi dengan modernisasi zaman. Dari yang 10 tahun sampai belasan tahun, begitu kuat hafalan mereka. Jujur memang sulit untuk menahan diri dari rasa haru kalai sudah bersama mereka” ungkap Deby saat ditemui di sela kegiatan.

Deby juga sempat mengunjungi rumah yang dijadikan pemondokan para santri. Ia sempat mengeluarkan pujian melihat ruangan dan kamar para santri yang tertata rapi dan bersih. Berbagai aturan yang tertempel di dinding dan pintu kamar pun seolah menjadi hal tersendiri bagi mereka dalam melakukan aktifitas.

Sejauh ini tercatat ada 33 santri di Rumah Tahfidz Kecamatan Gunung Kijang, terdiri dari 10 orang santri putra dan 23 orang santri putri yang berasal dari 4 Kelurahan/Desa yang ada. Terdapat tiga rumah yang dijadikan asrama pemondokan, ditambah satu pondopo sebagai musholla dan tempat setoran hafalan.

Pemkab Bintan masih merenovasi Gedung yang nantinya akan dijadikan Rumah Tahfidz bagi seluruh santri di Kecamatan Gunung Kijang. Rencananya seluruh santri juga akan diupayakan untuk mendapatkan prioritas ‘Sekolah Jauh’ sehingga mereka cukup berada di Rumah Tahfidz untuk mendapatkan pelajaran umum Sekolah.

“Gedung utamanya masih tahap renovasi. Untuk pelajaran umum mereka masih mengikuti di Sekolah masing-masing dengan alur antar-jemput. Ini kan jadi tantangan tersendiri bagi mereka, kasian bolak-balik. Ke depannya kita upayakan memangkas itu, tentunya dengan menyesuaikan kurikulum Sekolah dan nantinya biar Guru yang datang ke sini untuk pelajaran umum mereka” jelas Apri saat ditemui usai melakukan kunjungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *