Daftar Sejak Umur 12 Tahun, Mahasiswa di Tanjungpinang Jadi Calon Haji Termuda se-Kepri Tahun Ini

Agung Pratama Darma, menjadi Calon Jemaah Haji (CJH) termuda dari Provinsi Kepulauan Riau yang berusia 21 tahun berangkat melaksanakan ibadah haji di 2022 ini.

Tanjungpinang, MR – Sebanyak 94 Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Tanjungpinang yang tergabung dalam Kloter 1 Embarkasi Batam menuju Asrama Haji Batam di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Selasa (14/6/2022). Dan akan berangkat ke Jeddah, Arab Saudi, besok Rabu, 15 Juni 2022.

Salah satunya mahasiswa asal Kota Tanjungpinang Agung Pratama Darma, menjadi Calon Jemaah Haji (CJH) termuda dari Provinsi Kepulauan Riau yang sekarang berusia 21 tahun, yang berangkat melaksanakan ibadah haji di 2022 ini.

Mahasiswa strata satu semester 8 di jurusan Hukum Keluarga Islam ini menjalani pendidikan di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurahman Kepri. Ia mengaku sejak masih berusia 12 tahun, Agung yang didukung penuh kedua orangtuanya mendaftar untuk berangkat haji pada tahun 2012 lalu.

Dikatakan Agung, persiapan untuk berangkat ke tanah suci sudah disiapkannya sejak tahun 2020 lalu. Ia mengatakan sesuai jadwal, dirinya bersama kedua orangtuanya berangkat pada tahun 2020, namun karena pandemi Covid-19 akhirnya ditunda.

“Saya sangat bersyukur, Alhamdulillah tahun ini (2022) bisa berangkat ke tanah suci. Biaya untuk berangkat, saya tabung dari usaha saya sendiri dan ditambah bantuan biaya dari orang tua sehingga bisa melaksanakan haji tahun ini,” ujar Agung yang merupakan anak tunggal dari keluarganya.

Pada awalnya, Agung yang sudah menunggu keberangkatan 10 tahun itu mengaku tidak mengetahui bahwa dirinya menjadi CJH termuda di Kepri, hal itu diketahuinya saat melihat daftar nama-nama CJH yang akan berangkat di 2022.

Dengan usianya yang paling muda, harap Agung nantinya dapat membantu jemaah lain yang membutuhkan bantuan saat menjalankan rangkaian haji di tanah suci.

“Di usia muda ini, saya bersedia untuk membantu jamaah haji lain yang lanjut usia atau yang membutuhkan bantuannya,” kata Agung.

Diakui Agung, dirinya sangat bersemangat untuk berangkat haji. Ia mengaku merindukan ke tanah suci yang sebelumnya juga pernah melaksanakan Umroh bersama orang tuanya, yang saat itu dirinya masih duduk di bangku SMP kelas IX.

Awalnya kata Agung, yang mendorongnya untuk mendaftar haji adalah kedua orangtuanya yang sudah sering memberikan pemahaman tentang ibadah haji sejak kecil.

“Apalagi haji itu adalah rukun islam, maka jika kita mampu maka laksanakanlah. Kata orang-orang kalau kita sudah berangkat satu kali ke tanah suci Mekkah, maka akan rindu untuk kembali ke sana,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Haji dan Umrah, Afrizal menyampaikan pada tahun 2022 Calon Jamaah Haji (CJH) untuk Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 589 CJH dan petugas pendamping. Pembagian keberangkatan calon haji ini didasarkan atas Keputusan Menteri Agama nomor 405 tahun 2002. Dan tahun ini Indonesia mendapatkan kuota Haji sejumlah 100.051 jamaah.

Berdasarkan data Kemenag, untuk Provinsi Kepri mendapatkan bagian 586 orang CJH. Petugas Haji Daerah (PHD) 2 orang, dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (PHD) 1 orang. Dengan rincian, Batam sejumlah 292 jamaah, Tanjungpinang sebanyak 98 jamaah, Karimun 76 jamaah, Natuna 49 jamaah, Lingga 19 jamaah, Bintan 34 jamaah, Anambas 18 jamaah, serta ditambah kuota pembimbing dari unsur Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh, dan Petugas Haji Daerah sebanyak 3 jamaah.

Selain itu, dijelaskan Afrizal, pada tahun 2022 ini pihaknya menjalankan sesuai dengan kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah. Bagi JCH yang sudah mendaftar, namun usianya diatas 65 tahun akan ditunda dari daftar tunggu sementara. Penentuan siapa CJH yang berangkat pada tahun ini, sesuai nomor urut kursi yang sudah ditetapkan.

“Jika ada CJH yang diatas 65 tahun, maka yang menggantikan adalah nomor kursi yang diatasnya. Mereka yang dipilih untuk berangkat, adalah daftar tunggu di tahun 2020 lalu,” jelasnya.

Disebutkannya, dari data tahun-tahun sebelumnya di Kepri ada sebanyak 1.281 JCH yang seharusnya dipersiapkan berangkat pada pelaksanaan ibadah haji tahun 2022 ini. Namun jumlahnya sekitar 50 persen lebih saja yang diberikan oleh Kemenag. Lebih lanjut katanya, saat ini waiting list di Kepri sudah mendekati tahun 2041.

“Dengan ini kita berharap ke depannya Indonesia bisa terus mendapatkan kuota untuk Calon Jamaah haji dengan jumlah yang lebih besar lagi terutama untuk Provinsi Kepulauan Riau agar lebih banyak lagi Jemaah yang bisa diberangkatkan,” pungkasnya. Bar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *