
Batam, mejaredaksi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri mencatat, ada satu kasus penyakit cacar monyet atau monkeypox, yang ada di wilayah Kota Batam.
Kasus cacar monyet itu telah ditindaklanjuti oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Dinkes Kota Batam.
“Dan sudah diambil sampel. Untuk memastikan apakah menyebar atau tidak. Dan mencegah dalam penyebaran,” ujar Kepala Dinkes Kepri, Muhammad Bisri, Selasa (14/11).
Ia menegaskan, untuk di wilayah Kepri hanya ada satu temuan cacar monyet, yakni di Batam. “Cuma satu, di Jakarta yang cukup banyak,” tambahnya.
Bisri menerangkan, warga yang terjangkit cacar monyet itu ialah orang dewasa. Ia menilai, penularan penyakit tersebut disebabkan pengidap melakukan perjalanan ke luar daerah Kepri.
Untuk ciri-ciri terkena cacar monyet, pasien merasakan demam. Lalu ditubuh pasien timbul bentol berisi air di area tubuh hingga muka.
“Gejalanya demam satu sampai tiga hari. Kemudian timbul ruam di wajah, kaki, tangan,” sebutnya.
Bisri menegaskan, bahwa penyakit cacar monyet ini bisa menular dari sentuhan. “Kalau menyebar lewat udara tidak, Penyebabnya bisa juga dari hewan, yang penting mencuci tangan,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Andri






