Dipengaruhi Ekspor, Harga Santan di Tanjungpinang Melonjak 100 Persen

Tanjungpinang, mejaredaksi – Harga santan di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, terus mengalami kenaikan signifikan. Saat ini, santan dijual dengan harga Rp40 ribu per kilogram, naik drastis dari harga sebelumnya Rp20 ribu per kilogram.

Kenaikan harga ini mulai terasa sejak sepekan menjelang bulan Ramadan.

Menurut Bambang, pemilik kios santan di Jalan Kuantan, lonjakan harga ini disebabkan oleh meningkatnya harga kelapa bulat akibat faktor ekspor.

“Awalnya Rp20 ribu, naik jadi Rp35 ribu, sekarang sudah Rp40 ribu per kilogram. Kenaikan ini terjadi sejak seminggu sebelum puasa,” ungkap Bambang, Jumat (7/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa tingginya harga kelapa tua menjadi faktor utama. Saat ini, harga kelapa bulat mencapai Rp8 ribu hingga Rp9 ribu per biji, naik drastis dari harga sebelumnya yang di bawah Rp5 ribu.

“Kalau kita tidak ikut harga ekspor, kita tidak dapat barang. Ini yang menyebabkan harga santan ikut naik,” tambahnya.

Meski sempat mendapat protes dari pelanggan, Bambang memastikan stok kelapa bulat untuk kebutuhan Idul Fitri tetap aman. Bahkan, ia memprediksi harga santan bisa kembali naik menjelang lebaran akibat meningkatnya permintaan.

“Sehari butuh 500 biji kelapa, tapi jelang lebaran bisa tiga kali lipat. Jadi, kemungkinan harga naik lagi,” pungkasnya.

Penulis: Ismail     |      Editor: Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *