Sulawesi Barat, mejaredaksi – Festival Sandeq Silumba 2025 berhasil memukau ribuan penonton dan mencatatkan perahu tradisional Mandar sebagai ikon budaya dan pariwisata Sulawesi Barat.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menyatakan festival ini sudah saatnya dipromosikan tidak hanya di Indonesia, tapi juga ke panggung internasional.
“Festival Sandeq Silumba ini memiliki identitas, budaya, dan sejarah yang kuat. Kita ingin dunia mengenal perahu sandeq dan kekayaan budaya Mandar,” ujar Wamenpar saat Closing Ceremony di Grand Ballroom Maleo Hotel, Selasa (26/8/2025) malam.
Sandeq, perahu tradisional khas Mandar, terkenal karena kelincahan dan kecepatannya yang bisa mencapai 15–20 knot meski tanpa mesin.
Festival ini tidak hanya kompetisi, tetapi juga ritual budaya yang sarat makna, menegaskan hubungan masyarakat Mandar dengan laut sebagai ruang spiritual dan sumber penghidupan.
“Nama sandeq berarti runcing, simbol ketegasan dalam tujuan hidup. Bentuk dan layarnya mencerminkan keterbukaan terhadap tantangan, sebuah filosofi hidup masyarakat Mandar,” jelas Wamenpar Ni Luh Puspa.
Dorong Festival Masuk Kancah Internasional
Kementerian Pariwisata berencana promosi lebih masif tahun depan, menargetkan Festival Sandeq Silumba masuk dalam kategori Karisma Event Nusantara (KEN).
Event ini sejalan dengan program Pariwisata Naik Kelas yang fokus pada wisata bahari, gastronomi, dan kebugaran, sekaligus meningkatkan ekonomi lokal dan daya saing pariwisata Sulawesi Barat.
Program ini juga mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dari pemerintah, yang memberdayakan masyarakat lokal agar manfaat ekonomi langsung terasa bagi warga pesisir.
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan rencana untuk meningkatkan skala festival menjadi event nasional bahkan internasional, sekaligus mengapresiasi para passandeq dan semua pihak yang mendukung festival.
Daftar Pemenang Festival Sandeq Silumba 2025
Festival yang berlangsung di sepanjang pesisir Polewali Mandar, Majene, dan Mamuju sejauh 231 km, diikuti 770 peserta dari 55 kapal. Berikut para juara:
-
Juara 1: Berkah Dua Putra
-
Juara 2: Sinar Pasific AM
-
Juara 3: Bintang Maha Putra
-
Juara 4: Athena
-
Juara 5: Cahaya Zikir
-
Juara 6: Mandala Bintang Timur
Hadir mendampingi Wamenpar, Asisten Deputi Strategi Event Kemenpar, Fransiskus Handoko.






