Tanjungpinang,mejaredaksi – Gangguan suplai gas menyebabkan sistem kelistrikan di Bintan mengalami penurunan daya, sehingga memicu pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilyah Tanjungpinang sejak Rabu (8/4/2026).
Manager PLN ULP Bintan Center, Gogor Pasuko Dewo, mengungkapkan bahwa gangguan teknis pada aliran gas berdampak langsung pada pasokan listrik.
“Daya yang tersedia berkurang sekitar 10 Megawatt (MW) dari total kebutuhan beban puncak sebesar 112 MW,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Akibat kondisi tersebut, Ia mengatakan PLN terpaksa menerapkan manajemen beban guna menjaga kestabilan sistem kelistrikan.
“Karena gangguan suplai gas, daya berkurang. Saat ini kami masih menunggu informasi lanjutan terkait proses perbaikan,”ucapnya.
Ia menjelaskan pemadaman dilakukan secara bergilir dengan durasi sekitar empat jam dalam rentang 24 jam.
“Wilayah yang terdampak meliputi Tanjungpinang Kota, Bintan Center, Kijang, dan Tanjung Uban,” katanya.
Sementara itu, untuk pembaruan jadwal, wilayah Tanjungpinang Kota tercatat mengalami pemadaman pada pukul 00.00 hingga 04.00 WIB.
“Skema ini diterapkan agar distribusi listrik tetap merata meski dalam kondisi terbatas,” ungkapnya.
Di tengah proses perbaikan saluran gas yang berlangsung di Batam, PLN terus berupaya mengurangi dampak gangguan.
“Kami memaksimalkan pembangkit yang tersedia dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat,” tutupnya.






