Tanjungpinang, mejaredaksi – Harga ikan bilis di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, masih bertahan tinggi di angka Rp160 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini disebabkan oleh minimnya stok akibat cuaca ekstrem yang menghambat aktivitas nelayan sejak awal tahun.
Pedagang bilis di Tanjungpinang, Sugianto, mengatakan kondisi angin kencang membuat nelayan sulit melaut, sehingga hasil tangkapan menurun drastis.
“Nelayan yang turun sedikit, jadi pasokan juga terbatas,” ujarnya, Senin (17/3/2025).
Kelangkaan ini berdampak pada lonjakan harga berbagai jenis bilis. Bilis nasi saat ini dijual Rp160 ribu per kilogram, sotong kering Rp140 ribu, bilis kopek Rp140 ribu, dan bilis hijau Rp130 ribu.
Meski demikian, Sugianto memprediksi harga akan kembali stabil pada Agustus mendatang seiring dengan membaiknya cuaca dan meningkatnya hasil tangkapan. “Setiap tahun begitu, stok bakal banyak, harga turun,” tambahnya.
Selain itu, ia menyebutkan bahwa ketika stok melimpah, nelayan lebih memilih mengolah ikan menjadi ikan asin, yang turut memengaruhi ketersediaan bilis segar di pasaran.
Penulis: Ismail | Editor: Andri












