Jembatan Semala Diresmikan, Pemerintah Kepri Perkuat Wilayah Perbatasan

Natuna, mejaredaksi – Upaya memperkuat konektivitas di wilayah perbatasan kembali diwujudkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui peresmian Jembatan Semala di Desa Kelarik Utara, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Jumat (3/4/2026).

Peresmian jembatan tersebut dilakukan langsung oleh Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura. Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam momen tersebut, menandai pentingnya pembangunan infrastruktur di wilayah terluar Indonesia.

Dalam keterangannya, Ansar menekankan bahwa pembangunan jembatan bukan sekadar proyek fisik, melainkan strategi membuka akses ekonomi baru di daerah kepulauan seperti Natuna.

“Tanpa akses yang baik, potensi daerah sulit berkembang dan kesenjangan akan terus terjadi,” ujarnya.

Jembatan Semala memiliki panjang 30 meter dan menghubungkan wilayah Batubi dengan Kelarik. Proyek ini dibangun dengan anggaran sekitar Rp12,5 miliar, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses transportasi masyarakat.

Keberadaan jembatan ini diyakini akan memperlancar distribusi barang dan jasa, sekaligus membuka peluang tumbuhnya pusat ekonomi baru di wilayah tersebut. Selain itu, pembangunan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah, termasuk sektor pariwisata dan pemanfaatan sumber daya alam.

Ansar juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Ini bukan hanya penghubung wilayah, tapi juga penghubung harapan masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik,” tambahnya.

Dengan diresmikannya Jembatan Semala, pemerintah berharap pembangunan di Natuna sebagai wilayah perbatasan dapat terus dipacu, sekaligus memperkuat posisinya sebagai garda terdepan NKRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *