
Tanjungpinang, mejaredaksi – Balai Karantina Kepri memperketat pengawasan terkait masuknya sapi di setiap daerah yang ada di Provinsi Kepri, jelang Idul Adha 2024 ini.
Ketua Tim Karantina Hewan Karantina Kepri, Angga Insan Perdana mengatakan, bahwa selama ini petugas Karantina sudah rutin melakukan pengawasan terhadap lalu-lintas hewan ternak.
“Serta lalu lintas barang, orang dan alat angkut di pintu pemasukan atau pengeluaran dan dilakukan di seluruh satuan pelayanan yang ada di Kepri,” ujar Angga, Senin (27/5).
Angga menerangkan, Balai Karantina Kepri akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti aparat penegak hukum dan Dinas untuk melakukan pengawasan lalu lintas komoditas hewan, ikan dan tumbuhan.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada pengguna jasa dan pelaku usaha untuk memberikan pemahaman dan kepatuhan mitra usaha ternak.
“Jika melalulintaskan ternak dan produknya wajib lapor karantina di tempat asal dan tujuan,” tambahnya.
Ia menambahkan, terdapat 20 ekor sapi asal Jambi yang masuk ke Kota Tanjungpinang tanpa memiliki dokumen. Namun pihaknya telah melakukan tindakan, dengan mengembalikan sapi-sapi itu ke daerah asal.
“Untuk pemasukan 20 ekor sapi yang dilalulintaskan tanpa dokumen karantina telah kami lakukan tindakan karantina berupa tindakan karantina penolakan ke daerah asal,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful






