
Natuna, MR – Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto langsung menggelar rapat gabungan setibanya di Kota Ranai, Natuna, Provinsi Kepri, Selasa (7/3/2023) malam.
Rapat di Bandara Raden Sadjat Natuna, membahas proses pencarian dan evakuasi korban bencana tanah longsor di Kecamatan Serasan, Natuna.
Dalam rapat ini, Kepala BNPB memberi arahan kepada Gubernur Ansar serta Danrem 033/WP, Kapolda Kepri serta Forkopimda dan perangkat daerah lainnya yang terlibat langsung dalam proses evakuasi.
Dalam arahannya Letjen Suharyanto menekankan agar proses evakuasi dilaksanakan dengan maksimal, tidak terhalang oleh tertutupnya akses dan kondisi cuaca yang tidak stabil.
“Kita harus cari dengan maksimal, sampai betul-betul tidak mungkin ditemukan lagi,” kata Suharyanto yang sebelumnya menetapkan Kecamatan Serasan darurat bencana.
Kendati demikian, ia mengingatkan personel terlibat dan proses evakuasi tetap mengedepankan standar perlakuan penanganan bencana.
Ia juga meminta agar kebutuhan warga di Serasan di pengungsian terpenuhi hingga tanggap darurat selesai.
Setelah menggelar rapat, rombongan Kepala BNPB RI bersam Gubernur Kepri dan rombongan meninggalkan Ranai menuju lokasi longsor di Kecamatan Serasan.
Rombongan bergerak menggunakan Kapal Indra Sakti Perkasa dari Pelabuhan Penagih jam 1 malam dan diperkirakan telah sampai pada pagi ini.
Penulis/Editor: Andri








