Jakarta, mejaredaksi – Korlantas Polri resmi merilis video dan lagu khusus bertajuk “Mudik Aman Keluarga Nyaman” dalam acara peluncuran program keselamatan mudik yang digelar di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (17/3/2025). Lagu ini diharapkan dapat menggaungkan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik Lebaran 2025.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa lagu ini terinspirasi dari perjalanan dinasnya ke Surabaya bersama Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan Purwantono. Dalam perjalanan tersebut, keduanya spontan menciptakan lirik dan melodi yang kemudian dikembangkan menjadi lagu kampanye mudik.
“Lagu ini lahir di perjalanan saat saya dan Dirut Jasa Raharja menuju Surabaya. Kami menyanyikannya di mobil, lalu berinisiatif menuliskannya sebagai bagian dari kampanye keselamatan mudik,” ujar Irjen Agus dalam acara peluncuran.
Lagu ini dikemas dengan lirik berbahasa Jawa dan nuansa musik koplo yang khas, sehingga mudah diterima masyarakat. Pesan utamanya mengajak pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan di jalan serta menikmati perjalanan dengan penuh kesadaran dan kehati-hatian.
Peluncuran program “Mudik Aman Keluarga Nyaman” ditandai dengan simbolisasi peletakan tangan Wakapolri dan Kakorlantas Polri pada LED Cube, menandakan dimulainya kampanye keselamatan mudik.
Acara ini juga menghadirkan sesi diskusi yang membahas strategi kelancaran arus mudik, dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Direktur Jasa Marga Subakti Syukur, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Korlantas Polri, detikcom, serta didukung oleh PT Pelni, Jasa Raharja, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero).
Inisiatif ini juga menjadi bagian dari persiapan Operasi Ketupat 2025 guna memastikan mudik Lebaran berlangsung aman, nyaman, dan penuh kebersamaan bagi masyarakat Indonesia.
Dengan adanya lagu dan kampanye ini, Korlantas Polri berharap pesan keselamatan dapat tersampaikan secara luas, sehingga mudik tahun ini dapat menjadi perjalanan yang menyenangkan tanpa mengabaikan faktor keamanan di jalan raya.
Editor: Panca






