
TANJUNGPINANG, MR – Bahan bakar jenis solar kosong, kapal fery Oceana tujuan Tanjungpinang-Batam tidak berlayar. Penumpang harus mengantri untuk menggunakan kapal Mariana di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (5/12).
Fendi manager operasi Oceana mengatakan, sejak pagi 07.30 hingga sekarang fery Oceana tujuan Tanjungpinang-Batam tidak jalan dikarenakan bahan bakar solar tidak ada.
“Baru hari ini kapal tidak jalan, kita masih menunggu kabar soal bahan bakar,” katanya.
Fendi menyebutkan, dalam satu hari ada 21 trip dengan jumlah 9 kapal, saat ini kapal berada di Batam dan Tanjungpinang. Dalam satu hari Fery Oceana membutuhkan 15 ton solar,
“Kapal masih stanbye, sekarang hanya ada serap kita tak berani jalan apalagi ombak sedang kuat,” sebutnya.
Humas Pelindo I Tanjungpinang, Yogi Silalahi menjelaskan, sampai saat ini Fery Oceana tidak berjalan, penumpang menggunakan Fery Marina.
Sejauh ini untuk kapal lainnya dengan tujuan antara pulau berjalan dengan normal hanya saja Oceana tidak jalan karena tidak ada solar.
“Sampai sekarang Oceana belum berjalan masih menunggu dari Pertamina,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, Yogi mengungkapkan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak agen Marina untuk bantu kapal tambahan dari Batam.
Dengan tidak berjalannya kapal Oceana, para penumpang dengan tujuan Batam harus mengantri, biasanya 15 menit sekali ada kapal jalan sedangkan hari ini kapal Marina berangkat per satu jam.
“Sejauh ini Fery Marina ada sekitar 6-8 kapal, kurang lebih ada ratusan penumpang yang masih menunggu kapal,” ujarnya.(red)






