Liburan ke Pulau Penyengat, Ini Tarif Penginapan dan Transportasi

Tanjungpinang,mejaredaksi – Wisata di Pulau Penyengat menjadi tempat favorit wisatawan dengan pilihan penginapan dan transportasi yang terjangkau

Tercatat ada sembilan homestay yang tersedia, di antaranya Homestay Nabila, Penginapan Sultan, Nonafa, Teh Angah Ali, Dapur Laut, Dua Zii, Aisyah, Istana Atok, dan Pak Haji Alfidz.

“Untuk satu malam rata-rata Rp300 ribu per hari,” kata warga penyengat, Rizka Fadhilah saat di konfirmasi, Minggu (12/4/2026).

Beberapa homestay yang paling sering dipilih wisatawan maupun warga lokal adalah Homestay Nabila, Penginapan Sultan, dan Dapur Laut.

“Yang sering menjadi langganan itu Homestay Nabila, Penginapan Sultan dan Dapur Laut,” katanya.

Selain penginapan, wisatawan juga dapat berkeliling pulau menggunakan bentor (becak motor).

“Tarif bentor Rp40 ribu per jam, bisa keliling ke makam Raja Hamidah, Raja Haji, Raja Jafar, rumah adat, sampai makam Abdurrahman di benteng,” ujar Pak Atan pengguna bentor.

Transoprtasi Pompong tersedia setiap saat menuju Pulau Penyengat. Foto: Syaiful.

Selain itu, Transportasi menuju Pulau Penyengat juga cukup terjangkau menggunakan kapal pompong dari Tanjungpinang.

Tarif penumpang lokal sebesar Rp. 7 ribu per orang, sementara wisatawan luar dikenakan Rp. 9 ribu per orang.

“Kalau carter sekali jalan Rp130 ribu untuk orang luar, Rp105 ribu untuk warga Penyengat. Untuk perjalanan pulang pergi (PP) tarif carter kapal dipatok sekitar Rp250 ribu,” pungkasnya .