
Tanjungpinang, mejaredaksi – Jadwal keberangkatan penumpang dari Pelabuhan Kijang, Kabupaten Bintan terganggu usai insiden terbakarnya KM. Umsini di Makasar.
Kepala PT Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra Kencana menerangkan, bahwa semu kapal yang dioperasikan oleh PT. Pelni sudah memiliki rute masing-masing.
Termasuk KM. Umsini yang melayani pelayaran penumpang dari Pelabuhan Kijang Bintan. Sehingga, kata dia insiden itu membuat terganggu jadwal keberangkatan.
“Karen kapal harus docking. Mengingat kapal lain yang sedang menjalani docking juga, sehingga kapal yang docking tidak ada kapal pengantin,” kata Putra, Rabu (12/6).
Ia menyampaikan, setidaknya ada dua kapal yang melayani penumpang dari Pelabuhan Kijang, sedang menjalani proses perbaikan. Yaitu KM. Bukit Raya dan KM. Umsini.
“Sehingga nampak seperti kekurangan armada,” tambahnya.
Saat ini PT. Pelni juga sudah menyiapkan KM. Labobar untuk melakukan pelayaran lanjutan ke Pelabuhan Kijang. Usai ke Kijang, kapal tersebut langsung menuju tempat docking.
“Kami juga masih menunggu KM. Bukit Raya, semoga kamis akan sea trial dan segera beroperasi. Bagi penumpang yang menuju Tanjung Priok kami arahkan untuk naik dari Pelabuhan Batam,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful






