
Bintan, MR – Keseriusan pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan jembatan Batam – Bintan (Babin) yang menelan anggaran Rp 13,12 trilyun hampir dipastikan akan terwujud. Keseriusan tersebut ditujukkan dengan kedatangan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasinal (Bapenas) Soeharso Manoarfa meninjau lokasi tapak jembatan Babin di Pulau Buau, dari bukit Tanjung Permai, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Jumat (23/4/2021).
Usai menijau lokasi tapak atau Landing poin dan mendengar pemaparan jembatan Babin tersebut, Menteri PPN/ Kepala Bapenas mengatakan, tugas pemerintah dari segi pembiayaan serta perencanaan dan Detailed Engenering Design ( DED) telah siap.
“Jembatan Batam-bintan ini sudah masuk dalam proyek strategis nasional, major project kami,” ujar Soeharso manoarfa.
Soeharso berharap proyek strategis nasional jembatan Babin dengan pembiayaan sebagian besar bersumber dari APBN akan segera terealisasi.
“insyaallah sebelum tahun 2024 sudah terbangun, kita berharap tahun 2023 atau 2024 sudah selesai,” jelas Menteri Bapanes.

Setelah meninjau landing point Jembatan Batam-Bintan di Pulau Buau Kabupaten Bintan, Menteri Bappenas juga meninjau Kawasan Industri Bintan Inti Industrial Estate di Lobam dan rencana pembangunan Bandara Busung.






