Pemerintah Gelontorkan Rp4,5 Miliar Dana BTT untuk Perbaikan Jalan Pelantar 2

Tanjungpinang, mejaredaksi – Akses penting di Pelantar Dua Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang menjadi jalur keluar masuk truk bongkar muat Pelabuhan Kuala Riau akhirnya akan diperbaiki. Pemerintah Provinsi Kepri memastikan perbaikan dilakukan dengan menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp4,5 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kepri, Rodi Yantari, mengatakan kerusakan jalan di Pelantar Dua sudah tergolong berat karena pondasi mengalami korosi. Infrastruktur ini bahkan telah berusia lebih dari 30 tahun.

“Kerusakan paling parah ada di sepanjang 25 meter jalan, itu yang akan kita tangani lebih dulu. Sisanya, sepanjang 180 meter, dijadwalkan diperbaiki pada tahun 2026,” jelas Rodi, Rabu (3/9/2025).

Akses Ditutup Total, Warga Dialihkan ke Pelantar Satu

Kondisi amblasnya jalan membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjungpinang menutup total akses Pelantar Dua bagi kendaraan berat maupun sepeda motor. Semua aktivitas keluar masuk menuju Pelabuhan Kuala Riau sementara dialihkan melalui Pelantar Satu.

Penutupan ini dilakukan demi keselamatan, mengingat konstruksi beton sudah dalam kondisi memprihatinkan. Warga pun diimbau untuk tidak memaksa melintasi jalur tersebut hingga perbaikan rampung.

Kasus kerusakan Pelantar Dua ini menambah daftar panjang infrastruktur tua di Kota Tanjungpinang yang butuh perhatian serius. Pelantar sebagai jalur vital aktivitas ekonomi masyarakat dinilai harus mendapat prioritas dalam program pembangunan.

“Kalau tidak segera diperbaiki, aktivitas bongkar muat bisa terganggu, dan dampaknya langsung terasa ke masyarakat,” tambah Rodi.

Dengan langkah perbaikan darurat ini, pemerintah berharap aktivitas perdagangan dan mobilitas warga tetap berjalan lancar, sembari menyiapkan rencana jangka panjang untuk revitalisasi total Pelantar Dua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *