
Bintan, MR- Dampak covid -19 terhadap perekonomian sangat dirasakan oleh masyarakat terutama masyarakat kurang mampu. Sudah lebih dua pekan masyarakat diminta untuk mengurangi kegiatan di luar rumah serta penerapan pembatasan sosial seperti yang di sarankan pemerintah pusat.
Kebijakan pemerintah tersebut mendapat sorotan dari salah seorang tokoh pemuda di Bintan yaitu Yudi Iskandar. Yudi beranggapan kebijakan tidak keluar rumah dan penerapan pembatasan sosial sangat baik jika pemerintah daerah cekatan dalam mengatasi dampaknya.
“Kebijakan pusat itu bagus, tapi kalau pemerintah daerah tidak cekatan mengatasi dampaknya, kan kasihan masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu” kata Yudi, kamis (2/4/2020).
Sebagai tokoh pemuda di Bintan, Yudi mengaku belum melihat aksi cekatan Pemkab Bintan untuk mengatasi dampak ekonomi tersebut, padahal dampaknya sangat terasa terutama di sektor UKM dan Pariwisata yang merupakan sektor andalan di Bintan.
“Saya belum melihat aksi pemerintah daerah, banyak pekerja sektor Pariwisata yang sudah di rumahkan, sebagian merupakan pekerja kelas bawah yang mengharapkan gaji harian yang sudah berbulan-bulan tidak ada penghasilan. Tambah lagi sektor UKM yang sangat terdampak karena tidak ada lagi kunjungan wisata di Bintan” akunya.
Yudi juga menyarankan agar pemkab Bintan lebih banyak membuat program atau kegiatan sosial yang sifatnya mengurangi beban ekonmi atau memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat khususnya yang kurang mampu di tengah pandemi Covid-19, seperti pembagian sembako gratis, atau bantuan tunai Rp 1 juta rupiah per kepala keluarga (KK) yang krang mampu.
“Saran saya pemerintah sebaiknya membagikan sembako gratis atau bantuan tunai Rp 1 juta per KK bagi warga kurang mampu” katanya.
Yudi menambahkan, Masyarakat sudah melaksanakan kewajibannya sebagai warga negara dengan membayar pajak dan mengikuti himbauan untuk di rumah saja ,inilah saat nya pemerintah pula yang melaksanakan kewajibannya kepada masyarakat dengan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“inilah saatnya pemerintah melaksanakan kewajiban untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, agar masyarakat mau memenuhi himbauan pemerintah” tambahnya
Wabah Covid-19 yang belum tahu kapan berakhirnya, saat ini membuat masyarakat kurang mampu sangat mengharapkan bantuan dari berbagai pihak demi kelangsungan hidup mereka. Red






