Tanjungpinang, mejaredaksi – Aksi pencurian uang infak di masjid-masjid Kota Tanjungpinang semakin marak dan meresahkan warga. Terbaru, Masjid Nur Arridwan yang terletak di Jalan Sidorejo, Kelurahan Sei Jang, kembali menjadi sasaran pelaku, yang diduga seorang pria.
Insiden pencurian tersebut terjadi pada Rabu (9/10/2024) sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku berhasil masuk ke dalam masjid melalui ventilasi jendela yang tidak terkunci.
Dalam rekaman CCTV, terlihat pelaku mengenakan baju putih, langsung menutup wajahnya dengan bajunya dan menghindari pantauan CCTV di dalam masjid.
Suwandi, Ketua RT setempat, mengungkapkan bahwa pencurian tersebut baru diketahui saat waktu salat zuhur.
“Gembok kotak infak yang terpasang di dinding sudah rusak, dan isinya kosong,” ujarnya pada Kamis (10/10).
Meskipun uang yang dicuri tidak banyak, sekitar Rp500 ribu, aksi ini tetap mengkhawatirkan warga. Apalagi, ini bukan pertama kalinya Masjid Nur Arridwan menjadi target pencurian.
Sebelumnya, kotak infak berbahan kaca juga pernah dibobol dengan cara memecahkan tutupnya.
Suwandi menduga bahwa pelaku pencurian ini merupakan orang yang sama yang telah beraksi di beberapa masjid lain di Tanjungpinang.
“Biasanya ada dua orang, satu masuk ke dalam masjid, dan satu lagi menunggu di luar dengan sepeda motor,” tambahnya.
Namun, hingga saat ini, pihak pengurus masjid belum melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
“Belum ada laporan ke polisi, karena ciri-ciri pelaku tidak terlalu jelas,” pungkas Suwandi.
Penulis: Ismail | Editor: Panca












