-

Prof Hj Indrayani SE MM PhD penandatanganan berita acara dan pakta integritas usai pengambilan sumpah jabatan sebagai Rektor Uniba yang baru, Jumat (25/8/2023). (Foto: Diskominfo Kepri)
Batam, MR – Prof Hj Indrayani SE MM PhD dilantik sebagai Rektor Universitas Batam (Uniba) yang baru. Pelantikan dilaksanakan di Rumengan Hall Uniba Batam, Jum’at (25/8/2023).
Indrayani menggantikan Prof Dr Chablullah Wibisono. Ia akan menakhodai Uniba hingga 4 tahun kedepan (periode 2023-2027).
Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah oleh Ketua Umum Yayasan Griya Husada Batam Dr Rusli Bintang, yang diwakili Kepala LPPM Uniba Batam Malahayati Rusli Bintang.
Pelantikan juga ditandai penandatanganan berita acara dan pakta integritas.
Indrayani menyampaikan komitmennya semaksimal mungkin menjalankan amanah yang telah diberikan.
Ia menegaskan akan berupaya menjadikan Uniba sebagai pionir dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di Kepri.
“Kita telah menyiapkan beberapa program unggulan guna memajukan Uniba Batam makin baik lagi. Diantaranya, menjadikan Uniba Batam sebagai kampus yang terpercaya dan berdaya saing sesuai visi dan misi Uniba Batam, sekaligus pelaksanaan implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi” ujarnya.
Dirinya, juga akan terus mendorong dan memajukan seluruh civitas akademika Uniba Batam, dari mulai dekan dosen dan juga semua mahasiswa berbagai jenjang pendidikan, guna lebih kompetitif,.
“Agar bisa menjawab berbagai tantangan dalam dunia pendidikan, yang terus berkembang sesuai perkembangan zaman dan kemajuan teknologi” jelasnya.
Sekdaprov Kepri Adi Prihantara dalam sambutannya menyampaikan pesan Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Gubernur mengapresiasi kontribusi Yayasan Griya Husada Batam melalui Uniba dalam melahirkan dan memajukan sumber daya manusia unggul di Kepri.
Tranformasi ekonomi Kepri di masa kini dan masa depan, seperti yang tertuang dalam blue economy, disebut Ansar membutuhkan sumber daya manusia unggul guna mengimplementasikan itu semua.
Pemanfaatan potensi laut yang sangat luas diharapkan Ansar menjadi atensi untuk menopang kemajuan pembangunan di daratan.
“Dengan kata lain laut bisa mensejahterakan darat,” ungkap Adi Prihantara.
Selain itu, bonus demografi khususnya angkatan generasi muda, diharapkan Ansar bisa melahirkan indeks pembangunan manusia berkualitas dan kompetitif.
Keduanya diharapkan mampu menciptakan berbagai peluang kerja, begitu mereka selesai dari mengenyam pendidikan. Untuk itu, perlu kolaborasi berbagai sektor, guna memanfaatkan bonus demograsi tersebut.
“Keempat, terkait pembelajaran dan pendidikan berbasis vokasi, mesti bisa terus didorong dan diwujudkan,” ujar Adi.
Ini supaya setiap lulusan jenjang pendidikan di Kepri, siap untuk langsung bekerja. Karenanya kurikulum merdeka belajar disebut Adi harus diimplementasikan, guna mewujudkan Kepulauan Riau yang sejahtera maju dan berdaya saing.
Hadir pada pelantikan Ketua 2 Dikti Wilayah X Afdalisma, Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Asep Safrudin, Bupati Karimun Aunur Rafik, Ketua DPRD Karimun Muhammad Yusuf Sirait, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Kepala Bandara Hang Nadim Batam dan hadirin undangan lainnya.(*)
Penulis/Editor: Andri






