Tanjungpinang, mejaredaksi – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyalurkan ribuan paket sembako kepada warga Tanjungpinang, Rabu (19/11/2025), sebagai bagian dari program pengentasan kebutuhan pokok sekaligus mendukung visi Asta Cita Presiden RI.
Ansar menegaskan langkah ini menjadi pintu masuk percepatan pengembangan komoditas lokal agar Kepri lebih mandiri memenuhi kebutuhan pangan.
“Targetnya, kita tak lagi bergantung pada ekspor-impor. Harus bisa mandiri,” ujar Ansar usai menyerahkan bantuan.
Di Tanjungpinang, bantuan sembako sudah digulirkan dua kali dengan total 3.850 paket. Program ini diprioritaskan untuk membantu ibu-ibu rumah tangga mengurangi beban biaya dapur di tengah fluktuasi harga pangan.
Penyaluran serupa juga berlangsung di daerah lain, termasuk Kabupaten Lingga. Ansar menyebut masih ada bantuan tambahan dari pemerintah pusat yang akan disalurkan melalui kantor pos.
“Yang belum terdata, akan kita usahakan masuk. Jangan sampai ada yang tertinggal,” katanya.
Tak berhenti di sembako, Pemprov Kepri juga tengah mendorong berbagai program strategis lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, hingga pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah kabupaten/kota sebagai wujud pemerataan akses pendidikan.

Sementara itu, Ali, warga Tanjung Unggat, mengaku lega menerima paket sembako tersebut.
“Alhamdulillah sangat membantu. Semoga ada lagi ke depan, terutama untuk warga yang kondisinya pas-pasan,” ucapnya dengan wajah sumringah.
Program bantuan pangan ini menjadi salah satu strategi Pemprov Kepri memastikan masyarakat tetap kuat menghadapi tekanan biaya hidup, sembari menyiapkan pondasi ketahanan pangan yang lebih kokoh.






