
Tanjungpinang, MR – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan Pidato Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Perubahan 2023.
Rancangan tersebut disampaikan pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Senin (4/9/2023).
Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, yang dihadiri oleh anggota DPRD Kepri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kepri.
Gubernur Ansar mengungkapkan bahwa tema Pembangunan Tahun 2023 adalah “Peningkatan Ekonomi Melalui Optimalisasi Potensi Daerah dan Pembangunan Infrastruktur serta Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dengan Menjunjung Nilai-Nilai Budaya Melayu dan Nasional.”
Prioritas pembangunan daerah mencakup optimalisasi ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan pengembangan sumber daya manusia berkualitas.
Gubernur Ansar juga menjelaskan perubahan struktur APBD tahun anggaran 2023, termasuk kenaikan pendapatan sebesar Rp100,5 miliar atau naik 2,50 persen dari yang semula ditargetkan sebesar Rp4,019 triliun menjadi Rp4,120 triliun yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti pajak daerah dan retribusi daerah.
Sementara itu, belanja daerah meningkat sebesar Rp307,7 miliar atau naik 7,41 persen dari semula sebesar Rp4,151 triliun menjadi Rp4,459 triliun, dan pembiayaan daerah naik sebesar Rp207,1 miliar karena penyesuaian SiLPA tahun anggaran 2022 dan perhitungan cicilan utang.
Gubernur Ansar berharap agar Ranperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2023 dapat disetujui oleh DPRD Provinsi Kepri dan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kepri.
“Kita berharap agar Ranperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2023 ini dapat disetujui oleh DPRD Provinsi Kepri dan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kepri,” tutup Gubernur Ansar.(Adv)
Rilis/Editor: Rico Barino












