Tanjungpinang, mejaredaksi – Bulan suci Ramadan dimanfaatkan dengan aksi kemanusiaan bagi seorang siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 55, Zulhamsyah Putra. Meski tengah menjalani pendidikan di Sukabumi, ia memilih mengisi masa cutinya dengan turun langsung membantu masyarakat di Kota Tanjungpinang.
Selama tujuh hari cuti pendidikan, polisi yang dikenal dengan julukan “Polisi Berhati Mulia” ini langsung menginisiasi gerakan sosial bertajuk Razia Perut Lapar (RPL). Aksi tersebut menyasar warga kurang mampu di sejumlah titik.
Setibanya di kampung halaman, Zulhamsyah langsung bergerak. Tiga lokasi utama menjadi sasaran kegiatan, yakni Kampung Bakau, Kampung Kolam, serta ruas jalan protokol di Tanjungpinang melalui kegiatan berbagi takjil bersama jurnalis.
Dalam aksi tersebut, ratusan paket makanan siap saji, sembako, bingkisan Lebaran, hingga minuman dibagikan kepada masyarakat. Kegiatan ini disambut hangat oleh warga yang tengah menjalani ibadah puasa.
Tak hanya itu, Zulhamsyah juga menyalurkan zakat mal sebesar Rp5 juta yang merupakan amanah dari para donatur. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi pribadi, melainkan bentuk kepedulian bersama.
“Sedekah RPL adalah titipan rezeki dari orang-orang baik. Terima kasih kepada para donatur yang terus membantu saudara-saudara kita, khususnya di akhir Ramadan. Semoga membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Aksi sosial ini juga merupakan bagian dari program bakti sosial Setukpa Lemdiklat Polri Resimen Desaka Dhira Pradhipa (DDP). Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa peran Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelayan masyarakat dengan nilai empati dan kemanusiaan.
Menutup kegiatannya, Zulhamsyah menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan Polri serta para dermawan yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia berharap gerakan “Razia Perut Lapar” dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli terhadap sesama.
Rencananya, aksi serupa akan kembali dilanjutkan di empat titik lainnya di Kota Tanjungpinang pada hari berikutnya.






