Tanjungpinang, mejaredaksi – Pulau Penyengat di Tanjungpinang bakal disulap menjadi ikon kebudayaan nasional dengan rencana pembangunan Tugu Bahasa. Gubernur Kepri Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri telah mengajukan bantuan dana sebesar Rp30 miliar kepada Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) untuk mewujudkan proyek tersebut pada tahun 2026.
Ansar menegaskan bahwa Pulau Penyengat memiliki nilai historis penting sebagai pusat perkembangan Bahasa Melayu, yang menjadi akar Bahasa Indonesia saat ini. Karena itu, pembangunan Tugu Bahasa dinilai sangat relevan dan strategis untuk memperkuat identitas budaya Kepri sekaligus mendongkrak sektor pariwisata.
“Saya sudah bertemu langsung dengan Pak Menteri Kebudayaan. Beliau sangat mendukung dan antusias dengan rencana ini,” ungkap Ansar, Minggu (13/7/2025).
Ia menambahkan, sebagai ibu kota provinsi, Tanjungpinang perlu memiliki daya tarik baru yang mampu mengundang wisatawan.
“Kita tidak boleh membiarkan ibu kota kita sepi. Tugu Bahasa ini akan jadi magnet baru,” ujarnya.
Tak hanya Tugu Bahasa, Pemprov Kepri juga tengah fokus mempercepat pembangunan infrastruktur lainnya seperti revitalisasi pasar tradisional dan perbaikan ruas jalan, demi menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih hidup.
Ansar mengapresiasi peran aktif para pemimpin daerah di Kepri dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata berbasis budaya.
“Semua proses pembangunan memang butuh waktu, tapi dampaknya sudah mulai dirasakan, terutama di Pulau Penyengat,” tutupnya.








