
Tanjungpinang, Mejaredaksi – Mendagri Tito Karnavian Ke Batam membuka rakornas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2024 di Hotel Harmoni One, Batam, Selasa (27/2/2024). Dia mengaku seperti pulang kampung.
“Hadir ke Provinsi Kepri serasa sedang pulang ke kampung, karena jalannya yang bebas macet dan suasananya yang adem dan penuh dengan tempat wisata heritage, ” kelakar Menteri Tito. Dia menegaskan pentingnya Dukcapil di Indonesia
Karena satu-satunya lembaga dengan data kependudukan terlengkap. Sehingga sejumlah kementerian dan lembaga negara mengandalkan data Dukcapil sebagai dasar perumusan kebijakan mereka.
Seperti Kemenkeu guna penyeragaman NPWP. Kepolsian menerbitkan SIM dan SKCK. Begitu juga dengan Kemenkes juga pakai data Dukcapil di saat tracking kasus COVID-19. Gubernur Ansar, dalam kesempatan itu, memamerkan sejumlah kemajuan di Kepri berkat Dukcapil.
Birokrasi Digital
Bersandar data Dukcapil, pemerintah dapat menentikan arah kebijakan dan program sesuai dengan penduduk Kepri. Sehingga berpengaruh terhadap capaian makro di Bumi Segantang Lada. Seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terbaik ketiga nasional sekaligus pertama di Sumatera.
“Tidak mungkin (IPM) dapat diraih Kepri jika tanpa ada bantuan data yg sesuai dari Dukcapil,” sanjung Gubernur Ansar. Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi mengatakan teman Rakornas soal transformasi digital di pelayanan publik. Dukcapil sendiri telah menggeber sejak 2019.
Pemerintah juga terus penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan tiga Perpres, seperto Perpres No. 95/2018, Perpres No. 132/2022 dan Perpres No. 82/2023. Ujungnya, percepatan kehadiran 9 layanan SPBE Prioritas.
Seperti layanan administrasi kependudukan, bidang pendidikan, layanan kesehatan, layanan bansos, transaksi keuangan negara, administrasi pemerintahan, layanan portal pelayanan publik, layanan Satu Data Indonesia, dan layanan kepolisian yang terintegrasi.
Sehingga, nantinya, pelayanan publik tidak lagi berorientasi pendekatan instansi (government centric) seperti pada masa lalu. Indonesia juga masuk era baru pelayanan publik terintegrasi, Single Sign On (SSO), efisien, efektif, berbasis kebutuhan masyarakat (citizen centric) dalam satu portal nasional terintegrasi.
Hadir di Rakornas kemarin, Walikota Batam, Pj Walikota Tanjungpinang, Bupati Anambasm Bupati Natuna, Bupati Lingga, Wabup Karimun, Sekda Bintan, dan jajaran Forkompimda Kepri. (*)
Rilis/ Editor: Marwah






