Tanjungpinang,mejaredaksi – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengalokasikan Rp19,98 miliar untuk memperbaiki dan meningkatkan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura meninjau langsung pekerjaan fisik tersebut, Rabu (02/9/2026).
Ia memastikan pengerjaan berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
“Saat ini harus sesuai dengan standar yang diberikan dari Kementerian Kesehatan. Harapan kami semua bisa berjalan dengan lancar. Makanya kita tingkatkan kualitas,” ucapnya.
Proyek melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Kepri itu berlangsung hampir enam bulan, mulai 3 Juli hingga 29 Desember 2026. Anggarannya bersumber dari pinjaman daerah Provinsi Kepri.
Ada lima bagian utama yang menjadi sasaran perbaikan, yakni plafon, toilet lantai 1 sampai lantai 9, lantai ramp, teras lobi dan sistem pendingin ruangan atau AC.
Lantai 1 menjadi salah satu titik utama pekerjaan dengan penyerapan anggaran hampir 50 persen. Anggaran tersebut digunakan untuk pemasangan unit dan instalasi AC sentral baru.
Sementara sistem pendingin Variable Refrigerant Flow (VRF) di lantai 5 hingga lantai 8 juga diremajakan. Pekerjaan tersebut mencakup dukungan instalasi pada sejumlah area layanan vital rumah sakit.
Ia juga mengatakan peningkatan fasilitas kesehatan harus berjalan bersama dengan upaya pencegahan penyakit melalui pola hidup sehat.
“Permasalahan kesehatan itu kalau kita tidak bisa jaga dari sekarang, preventif kita, mau sehat atau tidaknya tergantung pola hidup kita. Salah satunya dengan olahraga, kedua dalam pola makan,” katanya.
Pemprov Kepri juga mendorong masyarakat memanfaatkan ruang publik untuk berolahraga. Nyanyang menyebut jogging track di kawasan Gurindam 12 dan Tugu Sirih sebagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan.
“Dengan adanya jogging track, ada kawasan Gurindam 12, Tugu Sirih, itu untuk dapat dimaksimalkan bahwa masyarakat kita harus menerapkan pola hidup sehat dengan olahraga,” ujarnya.
Di tengah pekerjaan fisik, pelayanan pasien tetap berjalan. Manajemen RSUD RAT menerapkan sistem buka-tutup ruangan secara bergilir untuk area rawat inap lantai 5 hingga 8.
Penutupan dilakukan per lantai agar pekerjaan dapat berlangsung aman tanpa mengganggu seluruh pelayanan rumah sakit.
Melalui proyek tersebut, Pemprov Kepri menargetkan fasilitas RSUD RAT semakin nyaman, aman dan memenuhi standar pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Harapan kami semua bisa berjalan dengan lancar dan kualitas fasilitas kesehatan di RSUD Raja Ahmad Tabib terus meningkat,” pungkasnya.







